Pisang Terbesar di Dunia Ada di Papua Nugini, Tingginya Capai 20 Meter

Spesies pisang Musa ingens berada di Papua Nugini. (Mongabay)

Pisang Terbesar di Dunia Ada di Papua Nugini, Tingginya Capai 20 Meter

Willy Haryono • 15 February 2026 11:33

Jakarta: Spesies pisang liar berukuran raksasa tumbuh di pegunungan Papua Nugini, dikenal dengan nama Musa ingens. Jenis pisang ini disebut sebagai yang terbesar di dunia.

Spesies ini hidup di dataran tinggi pada ketinggian sekitar 1.200–2.000 meter di atas permukaan laut, dengan habitat berupa hutan pegunungan lembap bersuhu sejuk dan curah hujan tinggi. Lingkungan tersebut mendukung pertumbuhan tanaman berukuran besar dengan daun lebar.

Data dari Royal Botanic Gardens Kew menunjukkan tinggi Musa ingens dapat mencapai 15–20 meter. Diameter batang semunya bisa melebihi satu meter, sementara panjang daun mencapai sekitar lima meter, menjadikannya spesies terbesar dalam genus Musa.

Secara botani, pisang bukan tanaman berkayu. Batangnya tersusun dari pelepah daun yang saling membungkus dan membentuk struktur padat. Pada Musa ingens, struktur tersebut berkembang sangat besar hingga menyerupai batang pohon.

Buahnya relatif besar dengan panjang sekitar 18 sentimeter dan mengandung biji keras, berbeda dari pisang konsumsi yang umumnya tidak berbiji.

Spesies ini telah didokumentasikan sejak awal abad ke-20. Missouri Botanical Garden mencatat Musa ingens sebagai bagian penting dari kekayaan hayati tropis. Penelitian terus dilakukan untuk mengkaji morfologi, sistem reproduksi, serta adaptasinya terhadap lingkungan pegunungan.

Selain bernilai ilmiah, Musa ingens memiliki fungsi ekologis. Rumpunnya membantu menjaga kelembapan tanah dan mengurangi risiko erosi di lereng pegunungan, sementara buahnya menjadi sumber pakan bagi satwa liar.

Keberadaan Musa ingens menegaskan tingginya keanekaragaman hayati kawasan tropis dan pentingnya pelestarian hutan pegunungan Papua Nugini untuk menjaga kelangsungan spesies unik tersebut. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Ini 6 Manfaat Kesehatan Pisang dan Waktu Terbaik Konsumsi

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)