Kemenhaj: Petugas Haji Representasi Negara, Jangan Bikin Malu

Direktur Bina Petugas Haji Reguler Chandra Sulistio Reksoprodjo memberikan pembekalan kepada Calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026. Foto: Media Indonesia/Akmal Fauzi.

Kemenhaj: Petugas Haji Representasi Negara, Jangan Bikin Malu

Akmal Fauzi • 13 January 2026 08:34

Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menekankan pentingnya integritas, etika, dan profesionalisme bagi petugas haji. Petugas diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaah selama menjalankan ibadah haji.

"Jadilah petugas haji yang memberikan layanan terbaik bagi para tamu Allah," kata Direktur Bina Petugas Haji Reguler Chandra Sulistio Reksoprodjo saat memberikan pembekalan kepada Calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, dikutip dari Media Indonesia, Senin malam, 12 Januari 2026.
 


Chandra menekankan bahwa petugas haji merupakan representasi negara yang diberi amanah untuk melayani jemaah. Oleh karena itu, setiap petugas dituntut menghadirkan rasa aman dan nyaman sejak proses keberangkatan hingga jemaah kembali ke Tanah Air.

"Anda harus tunjukkan anda sebagai representasi negara ini berikan yang terbaik. Jangan bikin malu," kata Chandra.

Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral dan etika dalam menjalankan tugas. Petugas haji dilarang menyalahgunakan kewenangan, menerima imbalan dari jemaah, mengeluh dalam bertugas, serta menolak permintaan bantuan dari jemaah.


Ilustrasi petugas haji. Foto: Metrotvnews.com/Misbahol Munir.

"Jemaah haji keluarganya wasawas di Indonesia, jangan buat mereka cemas. Berikan layanan terbaik. Keluarga mereka di Tanah Air berharap itu semua," kata Chandra.

Karena itu, para petugas haji harus benar-benar memahami tugas dan fungsinya, serta menghilangkan ego sektoral dalam bekerja. Selain itu, petugas wajib berorientasi pada pelayanan jemaah dan mematuhi seluruh regulasi serta standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)