Tata Cara Salat Sunah Tasbih 4 Rakaat 2 Salam, Niat dan Keutamaannya

Ilustrasi salat. Foto: Pexels

Tata Cara Salat Sunah Tasbih 4 Rakaat 2 Salam, Niat dan Keutamaannya

Riza Aslam Khaeron • 27 August 2026 07:00

Jakarta: Bagi umat Islam, salat wajib lima kali dalam sehari merupakan sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan. Lebih dari itu, salat wajib merupakan tiang agama yang harus senantiasa ditegakkan.

Tidak hanya salat wajib, ada banyak ibadah yang dapat dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Salah satu contohnya adalah salat sunah, yaitu ibadah yang tidak wajib dikerjakan, namun apabila dikerjakan akan mendapat pahala.

Salat sunah sendiri tidak hanya dikerjakan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. dan menambah pahala, tetapi juga untuk menyempurnakan kekurangan dalam salat wajib. Salah satu salat sunah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad Saw. yaitu salat sunah tasbih.

Salat tasbih merupakan salat sunah yang di dalam rangkaian salatnya terdapat bacaan tasbih “Subhanallah walhamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar” dalam jumlah yang banyak, yaitu 300 kali dalam satu salat.

Salat ini diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. kepada paman beliau, Abbas bin Abdul Muthalib. Beliau mengatakan bahwa banyak keutamaan yang didapatkan apabila melakukan salat sunah tasbih. Berikut keutamaan, niat, dan tata cara salat sunah tasbih.
 

Keutamaan Salat Sunah Tasbih

Salat sunah tasbih dianjurkan untuk dilakukan setidaknya sekali dalam seumur hidup karena memiliki banyak keutamaan. Nabi Muhammad Saw. menyebutkan bahwa dengan melaksanakan salat tasbih, Allah akan menghapus 10 macam dosa umat-Nya, baik yang lalu maupun yang akan datang.

Dasarnya berasal dari riwayat Ibnu Abbas r.a. yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, mengenai ajaran Nabi Muhammad Saw. kepada pamannya, al-Abbas bin Abdul-Muththalib.



Artinya: Wahai Abbas, pamanku, sukakah paman, aku beri, akuajari 10 macam kebaikan yang dapat menghapus 10 macam dosa? Jika Paman mengerjakan hal tersebut, Allah akan mengampuni dosa-dosa Paman, baik yang awal maupun yang akhir, baik yang sudah lalu maupun yang akan datang, baik yang disengaja maupun tidak, baik yang kecil maupun yang besar, baik yang samar-samar maupun yang terang-terangan.
 

Niat Salat Tasbih 4 Rakaat 2 Salam

Salat tasbih dibagi menjadi dua cara, ada yang melakukannya dengan 4 rakaat sekali salam dan ada yang melakukannya dengan 4 rakaat 2 salam (dilakukan secara berangsur). Berikut adalah niat salat tasbih 4 rakaat 2 salam:



Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tasbih dua rakaat karena Allah SWT".
   

Tata Cara Salat Tasbih

Tata cara salat tasbih dilakukan tak jauh berbeda dengan salat wajib. Namun, terdapat penambahan bacaan tasbih dalam setiap gerakan sebanyak yang telah ditentukan. Secara keseluruhan terdapat 300 bacaan tasbih yang dibaca dalam salat tasbih. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Ibnu Hajar:



Artinya: Dan (termasuk shalat sunnah) adalah shalat tasbih, yaitu shalat empat rakaat di mana dalam setiap rakaatnya setelah membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya membaca kalimat subhânallâh wal hamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar, di dalam kitab Ihyâ ditambahi wa lâ haulâ wa lâ quwwata illâ billâh, sebanyak 15 kali, dan pada tiap-tiap ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan duduk setelah sujud yang kedua masing-masing membaca (kalimat tersebut) sebanyak 10 kali. Maka itu semua berjumlah 75 kali dalam setiap satu rakaat (Ibnu Hajar Al-Haitami, Al-Minhâjul Qawîm, Beirut: Darul Fikr, tt., halaman 203).

Berdasarkan hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa tata cara salat tasbih sebagai berikut:
  1. Mengawali salat dengan niat kemudian membaca takbiratulihram.
  2. Membaca Surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surah pendek, kemudian ditutup dengan membaca tasbih “Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar” sebanyak 15 kali.
  3. Rukuk dan membaca tasbih 10 kali.
  4. Iktidal dan membaca tasbih 10 kali.
  5. Sujud pertama dan membaca tasbih 10 kali.
  6. Duduk di antara dua sujud dan membaca tasbih 10 kali.
  7. Sujud kedua dan membaca tasbih 10 kali.
  8. Duduk sejenak sebelum berdiri untuk rakaat kedua dan membaca tasbih 10 kali.
  9. Berdiri dan melaksanakan rakaat kedua dengan tata cara yang sama.
  10. Setelah sujud kedua rakaat kedua, duduk tasyahud akhir dan membaca tasbih 10 kali.
  11. Membaca tasyahud, kemudian salam.
  12. Berdiri kembali untuk melaksanakan rakaat ketiga (salat kedua).
  13. Membaca Al-Fatihah dan surah pendek, kemudian membaca tasbih 15 kali.
  14. Rukuk dan membaca tasbih 10 kali.
  15. Iktidal dan membaca tasbih 10 kali.
  16. Sujud pertama dan membaca tasbih 10 kali.
  17. Duduk di antara dua sujud dan membaca tasbih 10 kali.
  18. Sujud kedua dan membaca tasbih 10 kali.
  19. Duduk sebelum berdiri untuk rakaat keempat dan membaca tasbih 10 kali.
  20. Berdiri dan melaksanakan rakaat keempat dengan tata cara yang sama.
  21. Setelah sujud kedua rakaat keempat, duduk tasyahud akhir dan membaca tasbih 10 kali.
  22. Membaca tasyahud, kemudian salam.
Salat tasbih menjadi sarana hamba-Nya mendekatkan diri kepada Allah Swt. Salat yang membutuhkan komitmen tinggi untuk pelaksanaannya ini menunjukkan belas kasih Allah Swt. yang membalas usaha hamba-Nya dengan pengampunan. Demikian tata cara pelaksanaan salat sunah tasbih.

(Yaumil Tianri Rahmi)

(Riza Aslam Khaeron)