Grup Triputra Komitmen Salurkan Bantuan Rp8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Triputra Group, Persada Capital Investama (PCI), dan Triputra Agro Persada (TAP) Group menyalurkan bantuan kepada korban bencana NTT. Foto: Istimewa.

Grup Triputra Komitmen Salurkan Bantuan Rp8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Gabriella Thesa Widiari • 29 August 2026 10:59

Jakarta: Triputra Group, Persada Capital Investama (PCI), dan Triputra Agro Persada (TAP) Group berkomitmen menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp8 miliar untuk penanganan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut untuk mendukung fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.

"Pada prinsip nya kami ingin membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan di mana pun mereka berada," tulis Triputra Group dalam keterangan tertulis, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Berdasarkan data hingga 28 Agustus 2026, realisasi bantuan yang tersalurkan gabungan entitas usaha ini mencapai Rp2,15 miliar.

Penyaluran logistik dan dana bantuan dilakukan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, YPKAAR, serta Politeknik Christo Re Maumere. Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah titik terdampak, seperti Kabupaten Sikka, Manggarai, hingga Manggarai Barat.


Triputra Group, Persada Capital Investama (PCI), dan Triputra Agro Persada (TAP) Group menyalurkan bantuan kepada korban bencana NTT. Foto: Istimewa.

Gempa berkekuatan M 7,7 yang berpusat di 90 km barat daya Sikka pada 15 Agustus 2026 tersebut mengakibatkan dampak serius di 14 kabupaten/kota. Data BNPB dan BPBD NTT per 22 Agustus mencatat sekitar 225.000 jiwa terdampak, 105 orang meninggal dunia, dan lebih dari 18.000 warga terpaksa mengungsi. Selain itu, sekitar 15.700 rumah warga serta 210 fasilitas umum mengalami kerusakan.

Sebagai langkah lanjutan, Grup Triputra tengah bersiap membantu fase pemulihan pascagempa. Fokus penanganan akan diarahkan pada perbaikan fasilitas umum, sekolah, tempat ibadah, dan sarana kesehatan yang rusak, termasuk rencana penyaluran bahan bangunan serta perangkat panel surya bagi wilayah terdampak.

(Gabriella Thesa Widiari)