Kunjungi Pelindo, KSP Bakal Urai Benang Kusut Birokrasi di Pelabuhan

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman. Dok. KSP

Kunjungi Pelindo, KSP Bakal Urai Benang Kusut Birokrasi di Pelabuhan

Gabriella Thesa Widiari • 13 May 2026 13:43

Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman bakal menuntaskan kendala birokrasi yang menghambat efisiensi logistik nasional. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke  PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

"Beberapa hal yang disampaikan Pak Direktur Utama, kendala-kendala di lapangan, masalah kebirokrasian memang harus kita tuntaskan, nanti akan kita selesaikan, bagaimana proses di Pulau Nipa, kemudian efisiensi jalan tol, komunikasi harus diefektifkan dengan bea cukai, sehingga tidak terlalu rumit masalah koordinasi," ujar Dudung dalam keterangan tertulis, Rabu, 13 Mei 2026.
 


Dudung memastikan KSP siap mengambil langkah cepat. Sebagai rencana lanjutan, pihak Pelindo akan segera bersurat ke KSP untuk merinci kendala strategis yang dihadapi.

Diharapkan, dengan permohonan tersebut, KSP dapat segera memfasilitasi audiensi debottlenecking (penguraian hambatan) lintas kementerian/lembaga. KSP juga akan terus memantau rencana aksi Pelindo melalui mekanisme SISMONEV dan Distra KSP.

"KSP tentunya hanya sebagai penyambung untuk menyelesaikan persoalan-persoalan Pelindo dengan Kementerian yang tidak tuntas atau yang menghambat, sehingga kalau ini dituntaskan secara cepat, maka ini akan bisa selesai dengan baik dan tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi," kata Dudung.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Pelindo memaparkan tiga rencana strategis utama dalam pengembangan pelabuhan dan konektivitas logistik nasional, yakni Pengembangan NIPA Transit Anchorage Area sebagai kawasan strategis layanan maritim di Selat Malaka untuk mendukung ship-to-ship transfer, bunkering, dan marine services. Pelindo menekankan perlunya dukungan percepatan regulasi, termasuk penetapan kawasan sebagai Pusat Logistik Berikat (PLB) atau Free Trade Zone.

Kemudian terkait rencana pengembangan ekosistem kalibaru yang bertujuan memperkuat Pelabuhan Tanjung Priok sebagai gerbang utama perdagangan nasional, yang mencakup terminal peti kemas, terminal produk, dan pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) terintegrasi dengan akses jalan tol dan hinterland.


KSP Dudung Abdurachman mengunjungi PT Pelindo di Tanjung Priok. Dok. KSP

Terakhir adalah terkait rencana Revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, yang berfokus pada normalisasi garis pantai dan pengerukan alur pelayaran hingga -6,5 mLWS, serta pengembangan terminal curah kering dan cair untuk memperkuat rantai pasok komoditas strategis di kawasan pesisir barat Sumatera.

Selain berfokus pada penyelesaian tantangan, Dudung juga mengapresiasi tren positif pada sektor pelabuhan saat ini. Salah satunya terkait meningkatnya nilai impor.

Kehadiran KSP di Tanjung Priok ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk memastikan transformasi pelabuhan memberikan dampak nyata terhadap efisiensi logistik. "Program kami adalah KSP mendengar. Sehingga setiap ada persoalan-persoalan di lapangan, kami akan datang," pungkasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gabriella Thesa Widiari)