Semburan air disertai bau gas di Sragen, Jawa Tengah. Istimewa
Semburan Air 8 Meter Disertai Bau Gas Gegerkan Warga Sragen
Triawati Prihatsari • 31 December 2025 18:07
Sragen: Warga Dukuh Randukuning, Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, dikejutkan fenomena langka. Sebuah sumur bor di area persawahan milik warga bernama Marsi tiba-tiba menyemburkan air setinggi delapan meter tanpa henti, disertai dengan bau gas. Peristiwa itu bermula Selasa, 30 Desember sekitar pukul 16.00 WIB.
"Sekitar pukul 16.00 WIB, tiba-tiba mesin mati dan rangkaian pipa hisap terdorong keluar hingga jatuh ke sawah. Sesaat kemudian, muncul semburan air setinggi 8 meter dari lubang sumur tersebut," jelas Kapolsek Masaran, AKP Syamsudin di Sragen, Rabu, 31 Desember 2025.
Menurut penjelasan polisi, sumur bor tersebut dikerjakan untuk keperluan irigasi. Proses pengeboran telah dimulai sejak Kamis, 20 Desember 2025, dan mencapai kedalaman 90 meter setelah sepuluh hari pengerjaan.
Pada Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB, pekerja mulai memasang rangkaian pipa hisap dan mesin sibel (pompa air). Saat mesin dinyalakan menggunakan genset untuk menguras lumpur, sekitar pukul 15.45 WIB, kejadian tak terduga muncul dan berujung pada semburan kuat yang berlangsung hingga kini.
"Namun, saat mesin dinyalakan menggunakan genset untuk menguras lumpur, sekitar pukul 15.45 WIB, hal tak terduga terjadi," beber Syamsudin.
Untuk mengantisipasi risiko keselamatan, kepolisian telah memasang garis polisi di sekeliling lokasi. Polisi juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen dan relawan Search and Rescue (SAR) guna memantau kondisi teknis di lapangan.
“Kami mengimbau warga sekitar untuk tidak melakukan aktivitas di radius dekat sumur guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Hingga kini, semburan air dari sumur bor dikabarkan masih berlangsung,” ungkap Syamsudin.
Semburan air bertekanan tinggi yang disertai bau gas diduga kuat terjadi karena mata bor mengenai lapisan air tanah yang tertekan (artesian aquifer) atau lapisan gas bertekanan di bawah permukaan. Tim teknis dari instansi terkait masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab dan langkah penanganan yang aman.