Petugas BPBD Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Jawa Timur. ANTARA/HO-BPBD Tulungagung
888 Warga Tulungagung Terdampak Kekeringan Akibat Kemarau
Silvana Febiari • 6 August 2026 06:54
Tulungagung: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menyalurkan 15 ribu liter air bersih untuk mengatasi dampak kekeringan. Bantuan tersebut diberikan kepada 888 warga yang tersebar di dua desa akibat musim kemarau tahun ini.
Sekretaris BPBD Kabupaten Tulungagung Mohammad Fairuza Alhida mengatakan, distribusi air bersih dilakukan setelah menerima permohonan bantuan dari desa yang kesulitan memperoleh air bersih.
"Kami telah menerima permintaan droping air bersih akibat kekeringan pada musim kemarau," katanya, dilansir dari Antara, Kamis, 6 Agustus 2026.
Dua desa yang terdampak yakni Kalidawe di Kecamatan Pucanglaban, dan Rejosari di Kecamatan Kalidawir. Sebanyak 700 warga di Desa Kalidawe dan 188 warga di Desa Rejosari kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat menurunnya debit sumber air selama musim kemarau.
BPBD menyalurkan masing-masing 10 ribu liter air bersih ke Desa Kalidawe dan lima ribu liter ke Desa Rejosari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
.jpg)
Ilustrasi. (medcom.id)
Selain itu, BPBD juga menyerahkan empat unit tandon air berkapasitas 1.200 liter, masing-masing dua unit untuk setiap desa. Langkah ini dilakukan guna mendukung penyimpanan air bersih yang didistribusikan.
BPBD terus memantau perkembangan musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun. Pihaknya juga menyiapkan langkah antisipasi apabila jumlah wilayah terdampak kekeringan bertambah.