Bupati Manggarai Barat Minta Maaf usai Tewasnya Dua Turis Asing di Air Terjun Cunca Wulang

Lokasi tewasnya dua turis asal Austria di Nusa Tenggara Timur. MI

Bupati Manggarai Barat Minta Maaf usai Tewasnya Dua Turis Asing di Air Terjun Cunca Wulang

Media Indonesia • 28 May 2026 18:33

Manggarai Barat: Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyampaikan permohonan maaf serta rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya dua orang wisatawan asal Austria, Jurgen, 54, dan Astrid, 56, dalam peristiwa ambruknya papan pijakan jembatan gantung di kawasan objek wisata Air Terjun Cunca Wulang pada Minggu, 24 Mei 2026.

Insiden tragis yang terjadi di salah satu destinasi wisata alam unggulan di Manggarai Barat ini menyedot perhatian serius pemerintah daerah. Kedua wisatawan dilaporkan jatuh setelah papan pijakan jembatan gantung yang sedang mereka lewati secara tiba-tiba ambruk.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, kami menyampaikan turut berduka cita dan memohon maaf atas kejadian yang merenggut nyawa kedua wisatawan tersebut," kata Edi dalam keterangannya, Kamis, 28 Mei 2026.

Menurut Edi, tragedi di Cunca Wulang menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sistem keamanan di seluruh destinasi wisata yang ada di wilayah Manggarai Barat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menginginkan kejadian serupa terulang di masa depan, terlebih Manggarai Barat selama ini dikenal sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Indonesia dengan jumlah kunjungan wisatawan yang terus meningkat setiap tahunnya.
 


"Evaluasi tidak hanya akan dilakukan di Cunca Wulang, tetapi di semua destinasi wisata. Kami ingin memastikan seluruh prosedur keamanan dan standar operasional benar-benar tersedia dan dijalankan dengan baik," ujar Edi.

Pemerintah daerah juga berjanji akan memperketat pengawasan terhadap fasilitas wisata yang dinilai rawan, mulai dari jembatan gantung, jalur trekking, pagar pengaman, hingga kesiapan prosedur evakuasi darurat.

Edi mengakui bahwa secara visual, kondisi jembatan gantung di lokasi kejadian sebelumnya masih terlihat layak untuk digunakan. Namun, setelah insiden terjadi, ditemukan perbedaan mencolok antara penampilan luar jembatan dengan kondisi struktur bagian dalamnya.


Proses evakuasi dua jenazah WNA Austria yang jatuh di Manggarai Barat, Minggu (24/5/2026). ANTARA/Ho-SAR Maumere

"Antara tampilan luar dan kondisi sebenarnya ternyata tidak sama. Karena itu evaluasi tidak boleh hanya mengandalkan pemeriksaan permukaan, tetapi harus dilakukan hingga ke struktur bagian dalam," katanya.

Tragedi ini kembali menyoroti aspek keselamatan destinasi wisata alam di Manggarai Barat, terutama di tengah maraknya promosi pariwisata Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional.

Sejumlah pihak menilai bahwa pemerintah tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga harus memastikan seluruh infrastruktur wisata memenuhi standar keamanan agar tidak membahayakan keselamatan para pengunjung.

(Whisnu M)