Ilustrasi Medcom.id
Ahli: Penyebaran Virus Nipah Tidak Cepat Covid-19, Tapi Tetap Harus Waspada!
M. Iqbal Al Machmudi • 29 January 2026 22:39
Jakarta: Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan Virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi di dunia. Salah satu faktor penyakit menjadi pandemi adalah penularan harus cepat dan mudah seperti SARS-CoV-2, dan beberapa penyakit lain yang melalui saluran pernafasan.
"Sementara virus Nipah yang menular melalui kontak fisik bukanlah yang paling cepat, dan bukan yang paling mudah," kata Dominicus dalam konferensi pers secara daring, Kamis, 29 Januari 2026.
Namun, pemerintah dan masyarakat juga tetap perlu waspada karena Nipah mungkin saja bisa menjadi wabah di tingkat lokal di satu kota, kabupaten, provinsi atau mungkin negara.
"Tetapi tapi saya tidak mengatakan nol ya, enggak juga kita tetap harus waspada," ucap dia.
Baca Juga:
Waspada Virus Nipah, Negara Asia Perketat Pengawasan Bandara |
Cara penularan Virus Nipah, seperti kontak langsung dengan hewan (termasuk melalui urine, air liur, darah, atau sekresi pernapasan) yang terinfeksi Virus Nipah.
Konsumsi daging mentah dari hewan yang terinfeksi atau produk makanan mentah yang telah terkontaminasi dengan cairan tubuh dari hewan terinfeksi, seperti nira sawit atau buah yang terkontaminasi kelelawar buah yang terinfeksi.
"Kontak dengan orang yang terinfeksi atau cairannya seperti urine, atau darah. Penularan dari orang ke orang umumnya terjadi pada keluarga atau tenaga kesehatan yang merawat pasien terinfeksi," ujar dia.