Ilustrasi Medcom.id
Pemkot Bengkulu Siagakan Tangki Air 24 Jam Hadapi Kekeringan
Silvana Febiari • 16 September 2026 15:10
Kota Bengkulu: Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu meminta Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Hidayah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu menyiagakan kendaraan atau armada selama 24 jam. Penyaluran air bersih kepada warga terdampak kekeringan dilakukan secara berkala.
"Bilamana memang kurang tangki, BPBD punya tangki untuk membantu menyuplai air. Jangan sampai masyarakat nanti sudah viral baru sampai," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, dilansir dari Antara, Rabu, 16 September 2026.
Armada disiagakan selama 24 jam agar kebutuhan air masyarakat dapat segera ditangani. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kekeringan berkembang menjadi krisis yang lebih besar.
Selain untuk menyalurkan air bersih, armada dan personel juga disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Bengkulu.
Dengan kondisi tersebut, Dedy meminta agar seluruh camat dan lurah di Kota Bengkulu untuk memperkuat sosialisasi kepada masyarakat. Khususnya terkait larangan dan bahaya membakar lahan maupun sampah secara sembarangan.
"Kepada Bapak Camat, Lurah di sini, tolong sering-sering di grup RT ingatkan. Tolong kita semua waspada, jangan ada yang membakar lahan ataupun kalau bakar sampah tolong hati-hati," ujar dia.
Sebelumnya, Pemkot Bengkulu telah menyalurkan ratusan ribu liter air bersih kepada warga di tiga kelurahan yang terdampak kekeringan. Bantuan diberikan karena warga kesulitan mendapatkan pasokan air.
"Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons Pemerintah Kota Bengkulu dalam membantu masyarakat yang membutuhkan," terang Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu I Made Ardana.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Pendopo Merah Putih Bengkulu, Rabu, 16 September 2026. ANTARA/Anggi Mayasari
Untuk tiga kelurahan yang menerima bantuan air bersih dari pemerintah kota, yaitu Kelurahan Sawah Lebar, Kelurahan Kebun Tebeng dan Kelurahan Beringin Raya. Pendistribusian air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.
Bantuan air bersih disalurkan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air di tengah kondisi cuaca saat ini. Petugas mengirim mobil tangki ke permukiman warga dan menyalurkan air melalui selang ke wadah penampungan yang telah disiapkan.
Made menjelaskan penyaluran air bersih tidak hanya dilakukan berdasarkan pemantauan petugas. Tetapi, juga dapat dilakukan berdasarkan laporan atau permintaan dari masyarakat.
"Bagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air dapat menyampaikan kebutuhan tersebut kepada PDAM maupun BPBD Kota Bengkulu. Nanti kami berkoordinasi dengan PDAM untuk melihat kebutuhan dan ketersediaan air di lokasi," ungkapnya.