Ilustrasi kekeringan. (MGN/Nur Soli)
25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Berstatus Awas Kekeringan
Hendrik Simorangkir • 16 September 2026 08:24
Tangerang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menetapkan status awas kekeringan di 25 kecamatan. Kondisi ini berpotensi menyebabkan hujan tidak turun selama 60 hari akibat kemarau ekstrem yang dipicu fenomena El Nino Godzilla.
"Kekeringan itu hampir di seluruh kecamatan, total saat ini ada 25 kecamatan itu enggak ada hujan selama 60 hari," ujar Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, Selasa, 15 September 2026.
Sebanyak 25 wilayah yang berstatus awas kekeringan meliputi Kecamatan Balaraja, Cikupa, Cisauk, Curug, Gunung Kaler, Jambe, Jayanti, Kelapa Dua, Kresek, Kronjo, Kosambi, Legok, Mauk, Mekar Baru, Pagedangan, Pakuhaji, Panongan, Pasar Kemis, Rajeg, Sepatan Timur, Solear, Sukadiri, Sukamulya, Teluknaga, dan Tigaraksa.
"Hampir seluruhnya itu. Dan hujan gerimis yang turun hanya di wilayah Kecamatan Tigaraksa," kata Taufik.
aaaaa.jpg)
Seorang petani menabur pupuk urea pada tanaman padi yang mengalami kekeringan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr
Untuk menangani dampak kekeringan, pihaknya telah mendistribusikan air bersih sebanyak 330 kali pengiriman ke 178 titik terdampak. Kondisi kekeringan saat ini masih dapat ditangani sehingga pihaknya belum menetapkan status siaga bencana kekeringan.
"Untuk kebakaran dan suplai air itu seluruhnya bisa kita layani bersama, terutama suplai air ya bisa dibantu oleh PDAM, PMI, bahkan pihak swasta. Apabila kekeringan ini terus-menerus kemudian meluas baru kita akan lakukan siaga bencana," jelas Taufik.