Residivis di Kendari Menyamar Jadi Wanita untuk Mencuri Laptop

Barang bukti yang berhasil diamankan Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 16 Februari 2026. ANTARA/HO-Polresta Kendar

Residivis di Kendari Menyamar Jadi Wanita untuk Mencuri Laptop

Silvana Febiari • 17 February 2026 00:38

Kendari: Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota  Kendari membekuk seorang pria berinisial LM (25), yang menyamar sebagai wanita menggunakan hijab untuk mencuri dua unit laptop di Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Penangkapan dilakukan Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari, di sebuah BTN di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, sekitar pukul 03.30 WITA.

"Identitas pelaku diketahui berinisial LM, yang merupakan warga Kabupaten Muna, dan korbannya itu inisial AD yang merupakan warga Sulawesi Selatan," kata Kepala Satreskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, dikutip dari Antara, Senin, 16 Februari 2026. 
 


Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengaku menyamar menjadi seorang wanita dengan menggunakan hijab dan menyampaikan namanya adalah Dewi kepada korban. Tertipu oleh parasnya, korban kemudian mengajak pelaku tersebut untuk datang ke indekos miliknya. 

Saat itu mereka bersama-sama mengkonsumsi minuman beralkohol hingga korban mabuk dan tertidur tak sadarkan diri, sekitar pukul 04.00 WITA, Minggu, 15 Februari 2026. "Setelah korban tertidur, pelaku melakukan aksinya dengan mengambil dua buah laptop dan surat-surat penting milik korban," ujarnya.


Barang bukti yang berhasil diamankan Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 16 Februari 2026. ANTARA/HO-Polresta Kendar


Saat dilakukan penyelidikan, pelaku mengakui satu buah laptop milik korban telah digadaikannya seharga Rp1,2 juta. Sedangkan satu laptop lainnya disimpan di rumahnya.

"Pelaku menggunakan uang tersebut untuk membeli kebutuhan makanan dan rokok," ucap dia. 

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Kendari untuk dilakukan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut. Pelaku LM merupakan seorang residivis kasus pencurian motor pada tahun 2018 lalu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)