Lebanon kembali dihantam serangan udara Israel. Foto: EFE-EPA
Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 4 Orang, Targetkan Kelompok Jihad Islam
Fajar Nugraha • 16 February 2026 11:56
Beirut: Otoritas Lebanon melaporkan sebuah serangan udara Israel di dekat perbatasan Suriah yang menewaskan empat orang.
Militer Israel pada Minggu 15 Februari 2026 mengonfirmasi serangan tersebut dan menyatakan bahwa targetnya adalah anggota kelompok militan Palestina, Jihad Islam.
Insiden ini menandai pertama kalinya Israel mengeklaim serangan terhadap Jihad Islam di Lebanon sejak gencatan senjata November 2024. Meskipun kesepakatan damai tersebut bertujuan mengakhiri permusuhan antara Israel dan Hizbullah, militer Israel tetap rutin melancarkan serangan di wilayah Lebanon dengan alasan menargetkan kelompok-kelompok yang didukung Iran.
Kantor Berita Nasional (NNA) milik pemerintah Lebanon melaporkan bahwa sebuah drone Israel menargetkan satu unit mobil di wilayah perbatasan Lebanon-Suriah. Kementerian Kesehatan Lebanon mengonfirmasi bahwa empat jenazah ditemukan di dalam kendaraan tersebut.
Jihad Islam dan Hamas merupakan sekutu Hizbullah yang telah berulang kali mengeklaim serangan ke wilayah Israel dari Lebanon sejak pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023. Meski gencatan senjata telah berlaku sejak akhir tahun lalu, aksi kekerasan di lapangan terus berlanjut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan kementerian kesehatan, lebih dari 370 orang telah tewas akibat serangan Israel di Lebanon sejak kesepakatan gencatan senjata ditandatangani.
Namun, hingga saat ini, kelompok Hamas dan Jihad Islam belum mengumumkan rencana untuk melucuti senjata mereka di Lebanon, yang tetap menjadi salah satu poin utama ketegangan keamanan di kawasan tersebut.
(Kelvin Yurcel)