TNI Utamakan Dialog dengan Warga Sebelum Bangun Markas Yonif

Kapuspen Mabes TNI Brigjen Muhamad Nas saat jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026). ANTARA/Walda Marison

TNI Utamakan Dialog dengan Warga Sebelum Bangun Markas Yonif

Achmad Zulfikar Fazli • 9 June 2026 18:39

Jakarta: TNI mengedepankan pendekatan humanis sebelum membangun markas Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) di beberapa daerah. Metode itu dilakukan agar masyarakat tidak merasa terusik dengan keberadaan prajurit dan markas YTP.

"Jadi yang kita laksanakan adalah pendekatan secara humanis, secara kemanusiaan, secara data dan fakta kita sampaikan," kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Brigjen Muhamad Nas saat jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dilansir dari Antara, Selasa, 9 Juni 2026.

Ilustrasi TNI. Medcom

Baca Juga: 

Bertemu Awak Media, Kapuspen TNI Soroti Penyebaran Informasi Tak Utuh di Medsos

Dalam proses pendekatan secara humanis, TNI berupaya menjelaskan kepada masyarakat tentang kegunaan YTP dan lahan yang dipakai untuk pembangunan markas. Menurut dia, lahan tersebut ditentukan pemerintah daerah setempat.

"Bukan kami yang menunjuk titik situ, tetapi kita minta daerah mana yang akan dibangun berdasarkan rencana strategis yang dibuat, pemerintah daerah lah yang menentukan tempat itu," kata Nas.

Dia mengatakan nama markas YTP juga ditentukan pemerintah daerah dan masyarakat adat setempat. Hal ini menunjukkan TNI melibatkan pemerintah daerah hingga masyarakat dalam proses membangun markas YTP. Dengan adanya proses-proses tersebut, Nas berharap masyarakat tidak merasa terganggu ataupun terusik dengan pembangunan markas YTP di setiap daerah.

(Achmad Zulfikar Fazli)