Kasus Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Masih Misteri, Ini Kata Polisi

Polisi lakukan penyelidikan dan olah TKP untuk mengetahui penyebab kematian satu keluarga di tempat wisata alam Temanggung. (MI/AS)

Kasus Kematian Satu Keluarga di Glamping Posong Masih Misteri, Ini Kata Polisi

11 June 2026 14:15

Semarang: Kasus kematian satu keluarga saat glamping di objek wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, masih abu-abu. Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik (labfor). 

"Hasil sementara, kita perlu pedalaman terhadap hasil yang telah kita lakukan, contohnya saat pengujian labfor kita dalami lagi, bagaimana saat kegiatan keluarga sedang melaksanakan kemping, sehingga labfor dan hasilnya sinkron," ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto, Kamis, 11 Juni 2026.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto. (Metro TV)

Dia memastikan, pihaknya segera mengumumkan hasil labfor serta dugaan penyebab kematian satu keluarga tersebut. Sejumlah langkah, kata dia, masih harus dilakukan.

"Dengan harapan kalau hasil labfor mayat sudah keluar, kita sinkronkan dengan keterangan saksi. Setelah runut, nanti kita umumkan," jelas dia.  

Sebelumnya, satu keluarga terdiri dari ayah Muhamad Ali Munawar, 52; ibu Maghfirah, 43; anak sulung Bagas Amar Hakiki, 21; serta anak bungsu Alvino Evan Hakim, 16; ditemukan tewas pada Rabu, 27 Mei 2026. Mereka awalnya menginap di tenda glamping di objek wisata Posong. Kecamatan Kledung.

Keesokan harinya saat waktu sewa habis, petugas menghampiri tenda tersebut namun tidak ada respon. Petugas terpaksa membuka pintu tenda dan menemukan keempat korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. (Metro TV/Ica Ervina)

(Lukman Diah Sari)