Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Foto: Antara.
Seskab Sebut Penaikan Pertamax Mengacu pada Harga Minyak Dunia
Kautsar Widya Prabowo • 12 June 2026 20:55
Jakarta: Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan alasan penaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter. Hal itu dikarenakan mengikuti perkembangan harga minyak dunia.
"Harga minyak dunia naik drastis sejak Maret, tetapi Pemerintah sudah menahan kenaikan selama berbulan-bulan," tulis Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Jumat, 12 Juni 2026.
Meski mengalami penyesuaian, Teddy menegaskan harga Pertamax di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara lain. Terutama di negara tetangga.
.jpeg)
Ilustrasi. Foto: Dok. Pertamina.
Berdasarkan data yang disampaikan dari Petrol Price, GasWatch, Global Petrol Prices per 11 Juni 2026, harga BBM setara Pertamax di Filipina mencapai Rp22.158 per liter, Laos Rp31.945 per liter, Thailand Rp28.910 per liter, Myanmar Rp25.085 per liter, dan Singapura Rp42.971 per liter.
Teddy juga memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Harga Pertalite tetap dipertahankan sebesar Rp10.000 per liter, sementara solar bersubsidi tetap Rp6.800 per liter.