Xi Sebut Capai Konsensus Penting dengan Kim Jong-Un saat Kunjungan ke Korea Utara

Presiden Tiongkok Xi Jinping dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un. Foto: Xinhua

Xi Sebut Capai Konsensus Penting dengan Kim Jong-Un saat Kunjungan ke Korea Utara

Muhammad Reyhansyah • 10 June 2026 19:27

Pyongyang: Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan dirinya dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un telah mencapai sejumlah konsensus penting selama kunjungannya ke Pyongyang pekan ini.

Dalam pesan ucapan terima kasih yang dipublikasikan media pemerintah Korea Utara (KCNA) pada Rabu, 10 Juni 2026, Xi menyebut kedua pihak melakukan pembahasan mendalam mengenai berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama.

Menurut Xi, pertemuan tersebut menghasilkan serangkaian kesepakatan yang mencerminkan tekad kedua negara untuk semakin mempererat hubungan bilateral.

"Kami bertukar pandangan secara mendalam mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama dan mencapai serangkaian konsensus penting," ujar Xi dalam pesannya, dikutip dari AsiaOne.

Xi menegaskan kesediaannya untuk terus bekerja sama dengan Kim berdasarkan kepentingan fundamental dan jangka panjang kedua negara.

Ia juga menyatakan komitmen untuk menjaga, memperkuat, dan mengembangkan hubungan bilateral sekaligus berkontribusi terhadap perdamaian dan pembangunan regional maupun global.

Presiden Tiongkok itu menyebut kunjungannya telah berlangsung sukses dan menandai dimulainya "tahap sejarah baru" dalam hubungan kedua negara.

Xi juga menyampaikan harapannya untuk kembali bertemu Kim pada masa mendatang.

Sepakati Perluasan Kerja Sama

Kunjungan Xi ke Pyongyang berlangsung pada Senin hingga Selasa dan menjadi lawatan pertamanya ke Korea Utara dalam tujuh tahun terakhir.

Menurut kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua, kunjungan tersebut menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam serta arah yang lebih jelas bagi pengembangan hubungan kedua negara.

Media pemerintah Tiongkok dan Korea Utara melaporkan Xi dan Kim sepakat memperluas kerja sama di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, perdagangan, hingga kebudayaan.

Kedua pemimpin juga berkomitmen mempererat komunikasi strategis antara pemerintah masing-masing. Xinhua menyebut kerja sama praktis merupakan pendorong penting dalam perkembangan hubungan Tiongkok dan Korea Utara.

Selain perdagangan, kedua negara juga berencana meningkatkan kolaborasi di sektor pertanian, teknologi, dan konstruksi.

Media pemerintah Tiongkok turut menyoroti pentingnya memanfaatkan pembukaan kembali perlintasan perbatasan secara penuh, serta normalisasi layanan penerbangan sipil dan kereta penumpang internasional antara kedua negara.

Selama berada di Pyongyang, Xi dan Kim juga mengunjungi Menara Persahabatan Tiongkok-Korea yang dibangun untuk mengenang tentara Tiongkok yang gugur dalam Perang Korea. Keduanya turut meninjau sebuah sekolah pelatihan politik bagi kader partai di Korea Utara.

(Fajar Nugraha)