Houthi mengklaim menyerang kapal tanker Wafaa milik Arab Saudi dengan rudal balistik di Laut Merah. (Anadolu Agency)
Houthi Klaim Serang Kapal Tanker Wafaa Milik Arab Saudi dengan Rudal Balistik
Willy Haryono • 5 August 2026 15:24
Sanaa: Kelompok pemberontak Houthi asal Yaman mengklaim telah menyerang kapal tanker minyak Wafaa milik Arab Saudi dengan beberapa rudal balistik di bagian utara Laut Merah, lepas pantai Yanbu pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, melalui pernyataan di media sosial X mengatakan rudal-rudal tersebut "menghantam sasaran secara akurat."
Menurut Saree, seperti dikutip dari Anadolu Agency, serangan itu merupakan bagian dari strategi yang mereka sebut sebagai blokade maritim terhadap Arab Saudi serta kebijakan blokade dibalas dengan blokade.
Saree menyatakan serangan terhadap Wafaa menjadikan jumlah kapal tanker minyak Arab Saudi yang diklaim telah menjadi sasaran Houthi sejak blokade dimulai pada 22 Juli menjadi delapan kapal.
Ia juga mengklaim sebanyak 29 kapal tanker minyak Saudi telah dicegah melintasi Laut Merah dan Laut Arab atau dipaksa berbalik arah.
Menurut Saree, Arab Saudi kemudian mengalihkan rute kapal-kapal tankernya ke wilayah utara Laut Merah setelah Houthi berhasil menerapkan apa yang mereka sebut sebagai blokade dari Selat Bab el-Mandeb.
Houthi menegaskan akan terus meningkatkan serangan terhadap kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah bagian utara guna menghambat jalur pelayaran dan mencegah kapal-kapal tersebut melintas, "apa pun konsekuensinya.
Hingga saat ini, otoritas Arab Saudi belum memberikan tanggapan atas klaim yang disampaikan Houthi.
Baca juga: Enam Kapal Tanker Arab Saudi Putar Haluan Hindari Selat Bab el-Mandeb