Enam kapal tanker minyak Arab Saudi mengubah rute pelayaran dengan menghindari Selat Bab el-Mandeb. (Anadolu Agency)
Enam Kapal Tanker Arab Saudi Putar Haluan Hindari Selat Bab el-Mandeb
Muhammad Reyhansyah • 5 August 2026 10:20
Sanaa: Enam kapal tanker minyak berbendera Arab Saudi mengubah rute pelayaran dengan menghindari Selat Bab el-Mandeb dan berlayar memutar melalui Samudra Hindia menuju Afrika Selatan.
Platform pelacakan kapal MarineTraffic melalui media sosial X menyatakan perubahan tujuan pelayaran pertama pada lima dari enam kapal tersebut tercatat pada 30 Juli saat kapal-kapal itu terus bergerak ke arah selatan.
“Kapal Ghinah dan Laynah mengubah tujuan menjadi Durban, Afrika Selatan. Sementara Burqan sempat mengarahkan tujuan ke Durban sebelum mengubahnya ke Algoa Bay dan kemudian Port Elizabeth,” sebut laporan tersebut, dikutip dari Anadolu, Rabu, 5 Agustus 2026.
Adapun Dilam dan Hazm awalnya mencantumkan Gibraltar sebagai tujuan. Hazm kemudian memperbarui tujuan pelayarannya menjadi Durban pada 31 Juli pukul 22.20 GMT.
Kapal Salam menjadi kapal keenam dalam kelompok tersebut dan juga tercatat mengarah ke Afrika Selatan.
Seluruh kapal berlayar tanpa muatan setelah menyelesaikan pelayaran sebelumnya ke Asia. Mereka diperkirakan memilih rute mengelilingi Tanjung Harapan di Afrika Selatan dibanding memasuki Laut Merah melalui Selat Bab el-Mandeb.
Rute tersebut diperkirakan menambah waktu pelayaran sedikitnya dua pekan dibandingkan jalur melalui Bab el-Mandeb dan Laut Merah.
Perubahan rute terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan setelah kelompok Houthi di Yaman mengancam kapal-kapal yang memiliki keterkaitan dengan pelabuhan Arab Saudi. Kondisi itu mendorong sejumlah pemilik kapal meninjau kembali pelayaran melalui jalur strategis tersebut.
Selat Bab el-Mandeb yang berada di antara Yaman dan Tanduk Afrika menghubungkan Teluk Aden dengan Laut Merah serta menjadi salah satu jalur utama perdagangan yang menghubungkan Asia, Timur Tengah, dan Eropa melalui Terusan Suez.
Baca juga: Houthi Klaim Delapan Kapal Tanker Saudi Alihkan Rute akibat Blokade Maritim