Houthi Klaim Delapan Kapal Tanker Saudi Alihkan Rute akibat Blokade Maritim

Houthi mengklaim delapan kapal tanker minyak Arab Saudi mengalihkan rute dari Selat Bab al-Mandab ke Tanjung Harapan. (Anadolu Agency)

Houthi Klaim Delapan Kapal Tanker Saudi Alihkan Rute akibat Blokade Maritim

Willy Haryono • 1 August 2026 12:02

Sanaa: Kelompok pemberontak Houthi asal Yaman mengklaim delapan kapal tanker minyak Arab Saudi terpaksa mengalihkan pelayaran dari Selat Bab al-Mandab menuju Tanjung Harapan di Afrika Selatan akibat blokade maritim yang diberlakukan mereka.

Juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengatakan pengalihan rute tersebut merupakan dampak dari blokade terhadap kapal-kapal Arab Saudi yang diterapkan kelompok itu.

"Pengalihan rute ini merupakan bagian dari blokade yang kami berlakukan terhadap kapal-kapal Arab Saudi," tulis Saree melalui platform X yang dikutip Anadolu Agency, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Sebelumnya pada Kamis, Arab Saudi bersama 13 negara lainnya mengumumkan pembentukan koalisi pertahanan maritim multinasional untuk menjaga kebebasan navigasi, perdagangan internasional, serta jalur pasokan energi di Selat Bab al-Mandab, Laut Merah, dan Teluk Aden.

Pembentukan koalisi itu dilakukan di tengah meningkatnya ancaman terhadap pelayaran komersial di Laut Merah setelah Houthi yang didukung Iran mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi pada 20 Juli.

Sejak itu, kelompok Houthi berulang kali mengklaim telah menyerang kapal-kapal yang memiliki keterkaitan dengan Arab Saudi.

Pemerintah Arab Saudi sebelumnya menegaskan akan terus melindungi jalur pelayaran internasional dan memberikan respons terhadap setiap ancaman terhadap kebebasan navigasi.

Baca juga:  Arab Saudi Dilaporkan Siapkan Operasi Militer Melawan Houthi di Yaman

(Willy Haryono)