Personel Unit Siaga SAR Tolitoli menyiapkan alat penunjang untuk operasi pencarian dua pendaki dilaporkan hilang di Gunung Dako Kabupaten Tolitoli, Selasa (24/3/2026). (ANTARA/HO-Humas Kansar Palu)
Dua Pendaki Dilaporkan Hilang di Gunung Dako Sulteng
Lukman Diah Sari • 24 March 2026 19:27
Palu: Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap dua pendaki yang diduga hilang di Gunung Dako Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Unit SAR gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap dua korban.
Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) atau Basarnas Palu Muh Rizal menerangkan, mulanya dilaporkan sekitar empat orang melakukan pendakian di Gunung Dako Desa Lakatan, Kecamatan Galang, pada Senin, 23 Maret 2026, sekitar Pukul 11.00 Wita.

Personel Unit Siaga SAR Tolitoli menyiapkan alat penunjang untuk operasi pencarian dua pendaki dilaporkan hilang di Gunung Dako Kabupaten Tolitoli, Selasa (24/3/2026). (ANTARA/HO-Humas Kansar Palu)
Melalui laporan yang diterima Basarnas, dari empat orang mendaki, dua di antaranya mengalami kelelahan dan beristirahat di pos 3 Gunung Dako. Sementara itu, dua orang lainnya melanjutkan pendakian hingga ke puncak Gunung.
“Pukul 13.00 Wita setelah teman korban kembali dari puncak ke pos 3, kedua korban tidak berada di tempat. Teman korban kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi tersebut namun hasilnya nihil,” ujar Rizal di Palu, Selasa, 24 Maret 2026, melansir Antara.
Titik koordinat kejadian 1° 5'8.15"N - 120°57'11.96"E, adapun identitas kedua korban dilaporkan hilang yakni atas nama Moh Agil, 21; dan Moh Rifal, 18. Dia mengatakan pihaknya bakal berupaya maksimal untuk mencari dua korban tersebut.
“Tim SAR telah membagi tugas masing-masing grup," kata dia.
“Mengingat operasi SAR kali ini berada di medan, maka rambu-rambu keselamatan personel tetap menjadi prioritas, dan kami berharap kedua korban kedua korban secepatnya bisa ditemukan,” pesan dia.
Adapun unsur SAR terlibat yakni personel USS Tololitoli, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa dan masyarakat setempat. Tim SAR juga ditunjang dengan peralatan berpura alat navigasi, alat SAR gunung, alat komunikasi, alat medis, dan alat evakuasi.