Ilustrasi: Calon jemaah haji Embarkasi Solo bersiap berangkat ke tanah suci. Metrotvnews.com/ Triawati
4 Calon Jemaah Haji Embarkasi Solo Meninggal
Triawati Prihatsari • 10 May 2026 20:09
Boyolali: Sebanyak empat jemaah calon haji Embarkasi Solo meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, tiga orang meninggal dunia di Tanah Suci dan satu lainnya meninggal dunia saat tengah dalam perawatan rumah sakit di Medan.
Calon jemaah haji Embarkasi Solo yang meninggal saat dirawat di rumah sakit di Medan berasal dari Kabupaten Blora bernama Sutrisno. Ia meninggal dunia karena sesak napas pada Jumat, 8 Mei 2026.
"Beliau meninggal saat penanganan medis di Medan ketika perjalanan menuju ke Mekkah. Ketika pesawat transit di Medan, beliau merasakan sesak napas," kata Kasi Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Nabiila Azka Amaalia, di Asrama Donohudan, Boyolali, pada Minggu, 10 Mei 2026.
Sutrisno sempat memperoleh penanganan oksigen untuk membantu pernapasan di pesawat oleh tim medis. Kondisi Sutrisno saat itu sempat membaik.
"Namun beberapa menit kemudian beliau merasakan sesak napas lagi. Akhirnya Pak Sutrisno harus diturunkan di Medan untuk dilakukan penanganan medis di rumah sakit Medan," beber Nabiila.
Ia menambahkan, jenazah Sutrisno telah diterbangkan dan diserahkan kepada petugas daerah pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sementara itu, calon jemaah haji Embarkasi Solo yang meninggal lainnya adalah Rodiyah Wayan (68 tahun) asal Kabupaten Tegal, Siti Rahayu Sanusi (63 tahun) asal Kabupaten Pekalongan, dan Akhmad Nurokhman Zaeni (65 tahun) asal Kabupaten Brebes
Ketiga calon jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah. Hingga Minggu, 10 Mei 2026, Embarkasi Solo telah menerima kedatangan 56 kloter dengan jumlah 20.140 calon jemaah. Jumlah calon jemaah haji yang telah diterbangkan ke Tanah Suci sebanyak 54 kloter atau 19.356 jemaah.
.jpeg)
Ilustrasi ibadah haji. Dok. Istimewa