Daftar dan Profil Singkat Para Delegasi AS-Iran di Pakistan

Perundingan AS-Iran di Pakistan. Foto Anadolu Agency

Daftar dan Profil Singkat Para Delegasi AS-Iran di Pakistan

Muhamad Marup • 12 April 2026 15:33

Jakarta: Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran sedang berlangsung di Islamabad, Pakistan sebagai tindak lanjut gencatan senjata. Wakil Presiden AS, JD Vance mengatakan, pada perundingan perdana, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan.

Melansir Money Control, salah satu tuntutan Iran adalah gencatan senjata yang mencakup Lebanon. Iran juga meminta aset-aset Lebanon yang dibekukan untuk dilepaskan agar pembicaraan di Islamabad dapat berjalan maju.

Di pihak AS, Presiden Donald Trump menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata. Meski demikian, Trump telah berjanji Selat Hormuz akan segera dibuka kembali dengan atau tanpa kerja sama Iran.

Dalam perundingan tersebut delegasi Iran diketuai Mohammad Bagher Ghalibaf, sedangkan AS dipimpin JD Vance. Melansir berbagai sumber, berikut ini daftar lengkap delegasi kedua negara.

Delegasi Iran

Mohammad Bagher Ghalibaf

Ketua Parlemen Iran itu lahir pada tahun 1961 di Torqabeh, sebuah kota kecil dekat Mashhad. Memiliki latar belakang militer, Ghalibaf sempat menjabat Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Stelahnya, ia menjabat Kepala Kepolisian Nasional (LEF), Wali Kota Teheran, dan Ketua Parlemen Iran.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Foto Anadolu Agency

Seyed Abbas Araghchi

Menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, Araghchi lahir di Teheran, 5 Desember 1962. Selain karier di Kementerian Luar Negeri, ia pernah menjadi Duta Besar Iran untuk Jepang, Finlandia, dan Estonia. Selain diplomat, ia juga memiliki rekam jejak akademisi dan peneliti.

Reza Amiri Moghadam

Duta Besar Iran untuk Pakistan ini memiliki rekam jejak sebagai ekonom ulung. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Pasar Modal Global di Morgan Stanley. Moghadam yang lahir di Borojerd, 4 Mei 1962 itu pernah memghabiskan 20 tahun kariernya di International Monetary Fund.

Ali Akbar Ahmadian

Anggota Dewan Keamanan Nasional Tertinggi ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi. Dengan latar belakang militernya, ia pernah mengemban tugas sebagai Komandan IRGC. Uniknya, ia juga memiliki gelar dokter gigi dari Universitas Teheran.

Selain empat delegasi tersebut, total Iran mengirim 86 delegasi. Beberapa di antaranya yaitu:
  • Esmael Ahmadi Moghadam: Presiden Universitas Pertahanan Nasional Iran
  • Naser Hemati: Gubernur Bank Sentral Iran
  • Mohammad Jafari: Asisten Sekretaris Dewan Keamanan Tinggi Nasional
  • Kazim Gharibabadi: Deputi Kementerian Luar Negeri
  • Majid Takht e Ravanchi: Deputi Kementerian Luar Negeri
  • Valiollah Nouri: Deputi Kementerian Luar Negeri
  • Esmail Baghaei: Deputi Kementerian Luar Negeri
  • Abolfazl Amouei: Anggota Parlemen
  • Mohammad Nabavian: Anggota Parlemen

Delegasi Amerika

JD Vance

Wakil Presiden ke-50 Amerika Serikat ini memiliki pengalaman politik sebagai anggota Senat AS dari Partai Republik pada tahun 2022, mewakili negara bagian Ohio. Sebelum menjadi senat, JD Vance lebih dulu dikenal luas melalui memoar berjudul Hillbilly Elegy (2016). Memoar tersebut berisi pengalamannya tumbuh sebagai anggota kelas pekerja kulit putih. Selain politisi dan penulis, ia juga pernah berkarier sebagai pengacara dan kapitalis ventura.

Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance. Foto Anadolu Agency

Steve Witkoff

Utusan Khusus untuk Timur Tengah ini lahir di New York, 15 Maret 1957. Ia seorang pengusaha sektor real estate, pernah menjadi pengacara, serta investor dan pengembang. Ia memiliki pengalaman menengahi konflik antar negara. Pada konflik Israel-Hamas yang dimulai tahun 2023, ia terlibat dalam negosiasi yang menghasilkan gencatan senjata pada Oktober 2025. Ia juga aktif dalam kerja perdamaian antara Rusia-Ukraina.

Jared Kushner

Menantu dan Penasihat Presiden Trump ini juga seorang pengusaha. Ia berkolaborasi dalam proyek-proyek penting termasuk upaya perdamaian di Timur Tengah, reformasi peradilan pidana, dan modernisasi Departemen Urusan Veteran. Kushner juga memimpin Kantor Inovasi Amerika, yang berupaya menyederhanakan proses pemerintahan dengan menerapkan strategi sektor swasta. Latar belakangnya meliputi pengembangan real estate di Kota New York dan menjabat sebagai penerbit New York Observer.

Brad Cooper

Admiral Brad Cooper merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut AS dan meraih gelar master dalam bidang Intelijen Strategis dari Universitas Intelijen Nasional. Ia mempelajari hubungan internasional di Universitas Harvard dan Tufts. Ia telah bertugas sebagai komandan tentara angkatan lau di berbagai misi Bahrain, Atlantik, Jepang, dan Korea Selatan. Komando kapalnya termasuk USS Russell (DDG 59) dan USS Gettysburg (CG 64). Cooper adalah penerima Penghargaan Laksamana Elmo Zumwalt untuk Kepemimpinan Visioner.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)