Tujuh rangkaian KRL iE305 buatan PT INKA kembali beroperasi setelah selesai perawatan fasilitas Overhaul Manggarai dan Depok. Foto: ANTARA/HO-Humas INKA.
Perawatan 7 KRL INKA Rampung, Operasional Commuter Line Kembali Normal
Fachri Audhia Hafiez • 7 October 2026 08:29
Madiun: PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) telah menyelesaikan perawatan terhadap tujuh rangkaian KRL iE305. Rangkaian kereta tersebut kini telah siap dipasangkan kembali untuk memperkuat operasional layanan commuter line.
“Seluruh tujuh trainset telah kembali beroperasi. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang,” kata Senior Manager Corporate Communications and Representative Office PT INKA (Persero) Nanang Agung Rohmandiyas dalam keterangannya di Madiun, dilansir Antara, Selasa malam, 6 Oktober 2026.
Baca Juga :
Nanang menjelaskan, apabila masih ditemukan kendala teknis ringan selama masa operasional berjalan, tim teknis dari INKA bersama KAI Commuter akan bergerak cepat untuk menindaklanjutinya. Proses pemeriksaan dan penyempurnaan secara berkala tetap dilanjutkan meski seluruh rangkaian sudah kembali melayani penumpang.
Seluruh armada KRL iE305 seri CLI-225 dan CLI-226 buatan INKA tersebut sebelumnya telah melalui tahapan pemeriksaan umum serta perawatan menyeluruh di fasilitas Overhaul Manggarai dan Depok. Proses perawatan ini dijalankan oleh kolaborasi tim teknik dan penjaminan mutu dari INKA, KAI Commuter, serta pemangku kepentingan terkait, guna memeriksa seluruh komponen dan sistem utama.
Langkah pendampingan teknis dan koordinasi intensif terus dilangsungkan untuk memantau kinerja rangkaian demi menjamin keselamatan, keandalan armada, serta kenyamanan para pengguna jasa Commuter Line.

KRL buatan PT INKA. Foto: KAI Commuter.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan bahwa tuntasnya pemeliharaan sarana ini ditujukan untuk menjaga kesiapan armada dalam memenuhi kebutuhan mobilisasi harian masyarakat. Terutama pada jalur padat seperti lintas Bogor.
“Pengoperasian kembali ketujuh trainset CLI 225 itu diharapkan dapat memenuhi kapasitas angkut pengguna pada layanan perjalanan Commuter Line Bogor yang merupakan lintas dengan volume pelanggan tinggi,” kata Karina.
Merujuk pada catatan KAI Commuter, volume pengguna Commuter Line Jabodetabek khusus lintas Bogor hingga triwulan III 2026 tercatat menembus 119.388.432 orang. Angka tersebut menyumbang sekitar 43,98 persen dari keseluruhan total pengguna di seluruh lintas yang mencapai lebih dari 271,48 juta orang.
Dengan kembalinya ketujuh armada tersebut ke jalur rel, operasional sarana kereta di seluruh rlintas kini dipastikan kembali berjalan normal. Penyesuaian operasional yang sempat diberlakukan pada sarana Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta yang diperbantukan di jalur Tanjung Priok ikut dituntaskan.
Karina menegaskan bahwa rotasi serta penyesuaian sarana selama masa perawatan merupakan bagian dari strategi optimalisasi layanan dalam memaksimalkan unit yang ada.
“Penyesuaian peredaran sarana kereta selama masa perawatan tersebut merupakan optimalisasi layanan dengan memaksimalkan sarana yang ada, sehingga jumlah perjalanan tetap menjaga jarak antarperjalanan pada jam sibuk, pagi, dan sore hari,” kata Karina.