Dua Warga Pekalongan Tewas Tertimbun Longsor saat Gali Fondasi

Tanah longsor terjadi di Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Selasa, 6 Oktober 2026. Foto: BPBD Kabupaten Pekalongan

Dua Warga Pekalongan Tewas Tertimbun Longsor saat Gali Fondasi

Silvana Febiari • 7 October 2026 10:47

Pekalongan: Dua orang meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor saat melakukan aktivitas penggalian fondasi di Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, Selasa, 6 Oktober 2026. 

“Longsor terjadi saat dua orang sedang melakukan aktivitas penggalian fondasi. Secara tiba-tiba, tanah dari sisi galian bergerak dan menimbun keduanya,” kata Berton dalam keterangan tertulis, Rabu, 7 Oktober 2026. 


BPBD Kabupaten Pekalongan bersama masyarakat setempat kemudian melakukan kaji cepat, koordinasi lintas sektor, dan proses evakuasi. “Kedua korban telah berhasil dievakuasi,” ujarnya.

Berton mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan aktivitas di wilayah yang memiliki kondisi tanah labil. Salah satunya dengan menghindari aktivitas penggalian di area yang memiliki kemiringan tinggi.

“BNPB mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas penggalian di area dengan kemiringan tinggi saat kondisi tanah labil,” ungkapnya.


Tanah longsor terjadi di Desa Tlagasana, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Selasa, 6 Oktober 2026. Foto: BPBD Kabupaten Pekalongan


Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda bahaya yang berpotensi menimbulkan bencana tanah longsor. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi mencegah terjadinya korban akibat aktivitas di wilayah yang memiliki potensi pergerakan tanah.

(Silvana Febiari)