Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com
Pelestarian Pesisir dan Pengurangan Emisi Diperkuat
Husen Miftahudin • 17 October 2026 14:40
Jakarta: Upaya pelestarian lingkungan dilakukan melalui berbagai program, mulai dari menjaga ekosistem pesisir lewat penanaman lamun dan budidaya kepiting hingga uji emisi terhadap 100 kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang 2026.
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) bersama anak perusahaan menjalankan sejumlah inisiatif untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT PSL Dewi Fitriyani mengatakan pelaksanaan program lingkungan perlu mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
"Kami berupaya mengambil bagian melalui program yang relevan dengan kondisi di lapangan. Tidak hanya melalui penghijauan dan pelestarian ekosistem, tetapi juga melalui pengurangan emisi, pengelolaan sampah, serta dukungan kepada masyarakat. Kami ingin agar setiap program dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan," ungkap Dewi dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Salah satu inisiatif yang dijalankan ialah Program Carbon Village Pelindo melalui program LESTARI atau Lamun untuk Ekosistem Sehat, Tangguh, dan Ekonomi Mandiri.
Program ini mencakup penanaman lamun untuk mendukung penyerapan karbon serta budidaya kepiting. Selain mendukung pelestarian ekosistem pesisir, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat di sektor kelautan.
Upaya menjaga lingkungan juga dilakukan melalui Program Pelindo Lestari dengan kegiatan Pelindo Tanam Pohon di Kuala Indah, Sumatera Utara, dan Perawang, Riau. Program tersebut mencakup penanaman 2.500 bibit pohon.
Di Desa Srijaya, Bekasi, Jawa Barat, perusahaan turut menggelar Lomba Menghias Lingkungan yang meliputi penataan, revitalisasi, dan dekorasi lingkungan dengan tema pelestarian lingkungan dan kepelabuhanan.
Baca Juga :
PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

(PT PSL peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Foto: dok PT PSL)
Uji emisi 100 kendaraan
Selain menjaga ekosistem pesisir dan memperluas penghijauan, upaya pengurangan emisi dilakukan melalui program “Merdeka dari Emisi” di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Program tersebut mencakup uji emisi terhadap 100 kendaraan pengguna jasa. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan mengenai pentingnya pemeliharaan kendaraan sekaligus mendukung mobilitas yang lebih bersih di kawasan pelabuhan.
PT PSL juga memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lima desa sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Bantuan disalurkan kepada warga Desa Sungai Kunyit Laut, Desa Sungai Bundung Laut, Desa Sungai Duri II, Desa Sungai Kunyit Dalam, dan Desa Sungai Laki. Bantuan tersebut berupa air bersih untuk konsumsi, masker, dan perlengkapan kesehatan.
Berbagai program tersebut direncanakan berlanjut hingga akhir 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan program lingkungan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi dapat memberikan manfaat yang terjaga dalam jangka panjang," tutup Dewi.