Pelatihan pemulasaran jenazah untuk warga binaan Rutan Muntok, Bangka Barat. Dok Istimewa.
Napi di Rutan Muntok Diberi Pelatihan Pemulasaran Jenazah Bersertifikat
Arga Sumantri • 1 October 2026 21:11
Jakarta: Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Muntok, Bangka Barat, Bangka Belitung, memberikan pelatihan pemulasaran jenazah kepada warga binaan pemasyarakatan. Para narapidana diajarkan mengenai tata cara memandikan, mengkafani dan menyolatkan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
"Peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan menerima sertifikat sebagai bukti keahlian. Semoga kegiatan ini dapat menjadi bekal mereka setelah bebas dan kembali ke masyarakat nantinya," kata Kepala Rutan Muntok Andri Ferly, dalam keterangannya, Kamis, 1 Oktober 2026.
Dia juga menekankan program tersebut dirancang bukan sekadar mengisi waktu luang di dalam rutan. Melainkan, sebagai sarana transformasi sosial bagi para warga binaan.
"Bahwa esensi pemasyarakatan adalah memberikan dampak nyata dan positif bagi masyarakat luas," tambahnya.
“Kalau yang sebelumnya mungkin baru sebatas khotbah dan pembinaan, tahun ada pemulasaran jenazah. Mudah-mudahan kedepannya masih ada kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan bersama untuk kepentingan masyarakat," kata Kepala Kantor Kemenag Bangka Barat, Jumadi.
Dia juga menjelaskan materi dan bentuk kegiatan akan diperluas. Hal itu guna memberikan dampak yang lebih optimal bagi para warga binaan yang beragama Islam.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Provinsi Bangka Belitung, Ade Agustina, mengatakan pelatihan pemusaran jenazah merupakan langkah progresif yang jarang ditemui dan bernilai tinggi.
"Para peserta mengikuti pelatihan ini tanpa dipungut biaya sepeser pun. Diharapkan setelah bebas nantinya para WBP dapat menjadi seorang profesional dalam penanganan jenazah," kata Ade Agustina.