Ilustrasi kekeringan. Foto: Antara.
Siaga Darurat Kekeringan di DIY Diperpanjang hingga Akhir November
Ahmad Mustaqim • 1 October 2026 20:00
Yogyakarta: Status siaga darurat kekeringan di lima kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperpanjang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY memperpanjang status tersebut hingga akhir November 2026.
"Perpanjangan status (siaga darurat kekeringan) sampai nanti akhir November," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, perpanjangan status tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. Penanganan kekeringan di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, dan Sleman masih berlangsung hingga saat ini.
Baca Juga :
Seluruh Wilayah DIY Berstatus Awas Kekeringan
Sejumlah daerah, seperti Kecamatan Pundong di Kabupaten Bantul dan Kecamatan Girimulyo di Kabupaten Kulon Progo, masih mengalami kekurangan air bersih. Kondisi serupa juga terjadi di belasan kecamatan di Kabupaten Gunungkidul.
"Hingga akhir Oktober, kebutuhan air bersih masih bisa tertangani untuk pengiriman bantuan," ujarnya.
Hingga saat ini belum ada kabupaten/kota yang mengajukan bantuan penanganan kekeringan kepada Pemerintah DIY. Bantuan air bersih di daerah sebagian dipasok kelompok ASN, Corporate Social Responsibility (CSR), hingga sejumlah kelompok masyarakat.

Ilustrasi kekeringan. (MGN/Nur Soli)
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menyiapkan pos anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan kekeringan. Pemerintah DIY juga menyiapkan bantuan apabila menerima permintaan.
"Pemda DIY juga menyiapkan anggaran untuk bantuan melalui anggaran perubahan jika bantuan sewaktu-waktu dibutuhkan," ungkap dia.
Ia menambahkan, hujan diperkirakan baru akan mulai turun pertengahan November mendatang. Pihaknya mengimbau masyarakat bijak menggunakan air dan berhati-hati saat membakar sampah.
"(BMKG memperkirakan) hujan akan ada yang terjadi pertengahan dan akhir November," ucapnya.