542 Warga Terdampak Banjir Bandang Solok Masih Mengungsi

Warga berdiri di atas material banjir bandang di perumahan Nuansa Griya Arosuka, Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). Perumahan yang terdampak banjir bandang pada Senin (21/9/2026) itu kini masih membutuhkan bantuan relawan untuk membersihkan materia

542 Warga Terdampak Banjir Bandang Solok Masih Mengungsi

Whisnu Mardiansyah • 2 October 2026 14:06

Solok: Sebanyak 542 warga penyintas banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih berada di lokasi pengungsian hingga kini.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan para pengungsi masih membutuhkan pemenuhan kebutuhan dasar secara berkelanjutan. Kondisi tersebut terjadi setelah tempat tinggal mereka mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang.

"Jumlah warga mengungsi tersebut berdasarkan pemutakhiran data per Rabu (30 September) malam," kata dia pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Banjir bandang terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Senin, 21 September 2026 malam. Peristiwa itu menyebabkan sejumlah warga meninggal dunia dan mengalami luka-luka.

BNPB mencatat dua orang meninggal dunia dalam bencana tersebut. Selain itu, dua orang mengalami luka berat dan 12 orang lainnya menderita luka ringan.
 


Dari sisi kerusakan permukiman, sebanyak 18 rumah mengalami rusak berat, 11 rumah rusak sedang, dan 41 rumah rusak ringan. BNPB juga mencatat empat rumah terendam serta tiga rumah dalam kondisi terancam roboh.

Banjir bandang tidak hanya berdampak pada permukiman warga. Arus deras juga mengganggu akses transportasi dan berdampak pada sejumlah fasilitas publik di wilayah terdampak.

"Kerusakan infrastruktur mencatat dua unit jembatan terputus serta sejumlah sarana umum lainnya yang saat ini tengah didata dan disiapkan langkah penanganan daruratnya," kata dia.

BNPB bersama BPBD Kabupaten Solok dan tim gabungan lintas sektor terus melakukan koordinasi selama masa tanggap darurat. Upaya tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan logistik, penyediaan air bersih, serta pelayanan kesehatan bagi 542 warga yang masih berada di pengungsian.


Foto udara sejumlah alat berat mulai melakukan pengerjaan normalisasi aliran sungai banjir di Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. ANTARA/Fandi Yogari

(Whisnu M)