Huntara bagi warga pascabencana Sumatra. Foto: Istimewa.
Satgas PRR Catat 20.770 Huntara Pascabencana Sumatra Selesai Dibangun
Gabriella Thesa Widiari • 10 October 2026 23:41
Jakarta: Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mencatat 20.770 unit hunian sementara (huntara) telah selesai dibangun per 9 Oktober 2026. Capaian tersebut mencakup 99,8 persen dari total target 20.803 unit huntara di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Ketua Satgas PRR Tito Karnavian menyampaikan bahwa penanganan pascabencana di tiga provinsi tersebut kini berfokus pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Pemerintah terus memulihkan hunian warga hingga konektivitas infrastruktur wilayah terdampak.
“Ini kan menjadi bukti bahwa pemerintah, terutama pemerintah pusat tidak tinggal diam dengan peristiwa bencana Sumatra,” kata Tito dalam keterangan tertulis, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Di sektor transportasi, Satgas PRR melaporkan seluruh 107 ruas jalan nasional dan 43 jembatan nasional terdampak telah berfungsi penuh. Sementara untuk akses daerah, sebanyak 2.291 dari 2.421 ruas jalan dan 827 dari 1.184 jembatan daerah sudah dapat dilalui kembali.
"Kita sudah bekerja betul-betul masif di tahap rehab dan rekon ini," ujar Tito.
Untuk layanan dasar, seluruh 87 rumah sakit dan 867 puskesmas terdampak dilaporkan telah beroperasi kembali melayani warga. Meski demikian, sebagian puskesmas masih memanfaatkan bangunan modular atau lokasi pelayanan sementara.
.jpeg)
Pembangunan infrastruktur pascabencana Sumatra. Foto: Istimewa.
Pada sektor pendidikan, sebanyak 4.922 sekolah terdampak telah menggelar kembali kegiatan belajar mengajar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 99 sekolah di antaranya masih terpaksa memanfaatkaan ruang kelas darurat.
Proses pemulihan fisik di wilayah Sumatera ini dipastikan terus berjalan hingga seluruh target infrastruktur publik dan huntap warga terpenuhi secara berkesinambungan.