Puslabfor Polri Selidiki Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel

Petugas gabungan dari BPBD Tangerang Selatan, kepolisian, dan TNI melakukan pencarian korban ledakan di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (14/10/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Puslabfor Polri Selidiki Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel

Achmad Zulfikar Fazli • 15 October 2026 12:13

Tangerang: Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lokasi ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengakibatkan korban jiwa pada Rabu, 14 Oktober 2026. Olah TKP dilakukan untuk menyelidiki sumber ledakan.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Susatyo Purnomo Condro mengatakan berdasarkan hasil temuan di lapangan, ledakan bukan berasal dari bom. Ledakan diduga dari gudang penyimpanan buah.

"Ini bukan bom, ini adalah ledakan yang saat ini masih didalami," ujar Susatyo, dilansir dari Antara, Kamis, 15 Oktober 2026.
 



Dia mengatakan petugas menemukan tabung Etilen seberat 52 kilogram yang digunakan untuk mematangkan buah. Lokasi penemuan tabung Etilen terdampak lebih parah dari ledakan tersebut. Namun, belum dipastikan ledakan akibat tabung tabung Etilen.

Susatyo mengatakan tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi. Dari keterangan awal, ledakan terjadi di tengah kegiatan pengepakan di area pasar.

"Jadi para korbannya sebagian pekerja dari gudang buah itu. Ada sebagian pekerja karena juga ditemukan korban yang berada di depan ruko," ujar Susatyo.

Ledakan keras terjadi di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). (Metrotvnews.com/Hendrik S)

Pascakejadian ledakan, polisi mengevakuasi dua korban meninggal serta sekitar 11 korban luka. "Korban dirawat di tiga rumah sakit, Rumah Sakit Sari Asih, Rumah Sakit Fatmawati, dan Rumah Sakit RSUD Tangerang Selatan," ungkap Susatyo.

Insiden ledakan skala besar terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu malam, 14 Oktober 2026. Belasan warga yang berada di area kejadian terdampak.

Pemerintah beserta polisi turun langsung untuk mengerahkan bantuan sebagai penanganan atas peristiwa tersebut, termasuk mengerahkan sejumlah mobil ambulan untuk mengevakuasi para korban. Polisi juga memasang garis polisi untuk menandai lokasi terjadinya ledakan tersebut.

(Achmad Zulfikar Fazli)