Pramono Tegaskan Tak Menoleransi Perusakan Fasilitas Publik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Alvi.

Pramono Tegaskan Tak Menoleransi Perusakan Fasilitas Publik

Anggi Tondi Martaon • 15 July 2026 20:08

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan sikapnya terhadap pencuri dan perusak fasilitas publik. DKI 1 itu tidak akan memberi toleransi kepada pelaku.

"Kalau memang kemudian orang yang mengambil itu bisa kita ketahui, apalagi kalau dia, misalnya penerima bansos atau penerima fasilitas yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, saya tidak akan kompromi, kita tidak akan berikan kepada yang bersangkutan," kata Pramono dikutip dari Antara, Rabu, 15 Juli 2026.

Dia mengatakan fasilitas publik dibangun untuk kepentingan masyarakat. Sehingga harus dijaga bersama, bukan dirusak atau diambil untuk kepentingan pribadi.

Sebagai kota dengan jumlah penduduk lebih dari 11 juta jiwa, Pramono menyampaikan Jakarta menghadapi tantangan dalam menjaga seluruh aset dan fasilitas umum agar tetap berfungsi dengan baik. "Tentunya, tidak semuanya yang sudah kita persiapkan itu terjaga dengan baik," ujar Pramono.

Pramono memastikan telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar segera memperbaiki setiap fasilitas umum yang mengalami kerusakan. Terutama lift pada halte maupun fasilitas penyeberangan.

"Padahal, saya sudah meminta kepada semua OPD, kalau ada kerusakan lift, segera diperbaiki," tutur Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.

Terkait laporan lift yang belum berfungsi di Halte Senayan, dia mengatakan segera meminta dinas terkait untuk melakukan pengecekan. Namun, lift di tempat lain yang mengalami kerusakan sudah diperbaiki.

"Yang Senayan saya belum tahu, ya, nanti saya minta untuk dicek. Tetapi yang lain-lain rasanya sekarang ini liftnya sudah jalan, termasuk yang dulu dikhawatirkan di Sarinah, kemudian di beberapa tempat," ungkap Pramono. 

(Anggi Tondi)