Suasana di SMAN 1 Bandung, Kabupaten Serang, Banten. (ANTARA/Desi Purnama Sari)
Hari Pertama SPMB, Dindikbud Banten Respons Cepat Kendala Titik Koordinat
Silvana Febiari • 10 June 2026 16:19
Serang: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten langsung menerapkan mekanisme respons cepat pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA, SMK, dan SKh. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi dinamika validasi titik koordinat kediaman calon peserta didik.
Sekretaris Dindikbud Banten, Rachmat Tamam, mengatakan antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam pendaftaran jalur domisili lingkungan sekolah. Ia memastikan kendala administratif terkait akurasi peta digital dapat segera teratasi melalui kesiapan sistem dan posko bantuan yang optimal.
"Jika ada kendala administratif di hari pertama ini, orang tua tidak perlu khawatir karena kami telah menyiapkan jalur koordinasi langsung agar data segera akurat," ujar Rachmat, dilansir dari Antara, Rabu, 10 Juni 2026.
Baca Juga :
Pihaknya berkomitmen untuk memastikan seluruh anak usia sekolah di Banten mendapatkan layanan pendidikan yang prima.
Untuk mengantisipasi dan menyelesaikan persoalan titik koordinat, Dindikbud Banten menyediakan berbagai kanal pengaduan yang dapat diakses orang tua calon murid. Layanan tersebut meliputi koordinasi dengan pengawas sekolah, Kantor Cabang Dinas (KCD) terdekat, posko bantuan di kantor Dindikbud Banten, serta siaran langsung interaktif melalui TikTok setiap pagi untuk edukasi publik.
.jpg)
Ilustrasi. (Pexels)
Dia menambahkan, pembagian tahapan pendaftaran tahun ini sengaja dilakukan sebagai langkah strategis. Tujuannya agar proses verifikasi, termasuk validasi geografis, dapat berjalan lebih fokus dan terarah.
"Penyempurnaan administrasi sejak hari pertama ini menjadi prioritas kami demi kenyamanan calon peserta didik dan keluarga. Kami berharap seluruh rangkaian SPMB tahun ini dapat berjalan dengan transparan, akuntabel, dan mudah diakses," tuturnya.
Pendaftaran jalur domisili lingkungan ini sendiri berlangsung selama dua hari, yakni 10 hingga 11 Juni 2026. Tahapan ini merupakan fase awal dari rangkaian SPMB yang nantinya diikuti oleh jalur domisili wilayah, afirmasi, serta jalur prestasi akademik dan non-akademik hingga Juli mendatang.