Pawai 1 Muharam Jaktim Dongkrak Jasa Sewa Odong-Odong

Mobil hias dari odong-odong semarakkan perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

Pawai 1 Muharam Jaktim Dongkrak Jasa Sewa Odong-Odong

Fachri Audhia Hafiez • 16 June 2026 10:38

Jakarta: Gelaran pawai kendaraan hias dalam rangka menyambut perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur (Jaktim), membawa berkah. Sinergi kegiatan keagamaan ini terbukti ampuh mendongkrak omzet pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta memicu lonjakan drastis pada permintaan sewa kendaraan odong-odong di wilayah setempat.

"Pawai ini menjadi momen yang banyak manfaatnya. Salah satunya perekonomian tumbuh. Dari kendaraan hias saja, ini didominasi kendaraan odong-odong," kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, saat menghadiri acara pawai kendaraan hias di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, dilansir Antara, Selasa, 16 Juni 2026.
 


Munjirin mengapresiasi tinggi keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat yang secara tidak langsung menggerakkan roda perekonomian lokal. Tingginya kebutuhan armada dekoratif untuk memeriahkan syiar Islam ini membuat para penyedia jasa odong-odong dari dalam maupun luar Kecamatan Cipayung kebanjiran orderan, hingga meraup tambahan pendapatan yang signifikan.

"Ramai ini juga dari Kecamatan Cipayung maupun dari luar, semuanya terpakai. Jadi perekonomiannya bergulir," tambah Munjirin.

Perputaran ekonomi tidak hanya mandek pada sektor transportasi hiburan. Kehadiran ratusan peserta dan ribuan warga yang memadati sepanjang rute pawai menjadi ladang rezeki bagi para pedagang kecil yang menjajakan produknya di sekitar lokasi acara.


Mobil hias semarakkan perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

Berkaca dari dampak masif tersebut, Munjirin berharap perayaan hari besar keagamaan yang dikemas kreatif dan melibatkan partisipasi massa berskala besar dapat terus dikembangkan. Bahkan, menjadi agenda rutin tahunan yang jauh lebih megah ke depannya.

"Saya berharap tahun depan ada lembaga lain yang berencana memperingati Tahun Baru Islam dengan kegiatan serupa, sehingga manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan dari sisi sosial dan keagamaan, tetapi juga dari aspek ekonomi," tutur Munjirin.

Pawai rutin besutan Pondok Pesantren Al Hamid tahun ini sukses menjaring sebanyak 125 kendaraan hias. Ratusan peserta tampil totalitas menghias armada mereka dengan berbagai ornamen bernuansa Islami, mulai dari seni kaligrafi, miniatur masjid, hingga pesan-pesan keagamaan yang sukses mencuri perhatian warga di sepanjang jalan.

(Fachri Audhia Hafiez)