Semana Santa 2026 Larantuka, Pemkab Flores Timur Prediksi 30 Ribu Peziarah Hadir

Sejumlah peziarah tiba di pelabuhan Penyebaran di Larantuka. ANTARA/Mega Tokan

Semana Santa 2026 Larantuka, Pemkab Flores Timur Prediksi 30 Ribu Peziarah Hadir

Whisnu Mardiansyah • 1 April 2026 19:20

Larantuka: Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat jumlah peziarah yang mendaftar secara resmi untuk mengikuti prosesi Semana Santa 2026 mencapai 1.927 orang. Data tersebut terhimpun hingga Selasa, 31 Maret 2026.

“Jumlah itu adalah mereka yang sudah mendaftar secara daring,” kata Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, saat dihubungi dari Kupang seperti dilansir Antara, Rabu, 1 April 2026, 

Ia menyampaikan hal ini berkaitan dengan kesiapan pemerintah daerah setempat dalam mensukseskan pelaksanaan Prosesi Semana Santa 2026. Tradisi tahunan ini kini menarik minat sejumlah orang untuk menyaksikan secara langsung.

Semana Santa atau hari bae merupakan ritual perayaan Pekan Suci Paskah yang dilakukan selama tujuh hari berturut-turut oleh umat Katolik di Larantuka, Flores Timur. Bupati Anton mengatakan, meskipun yang mendaftar secara daring telah mencapai 1.927 peziarah, jumlah yang sudah melapor kembali atau check in tercatat sebanyak 358 orang.
 


Dari jumlah tersebut, tujuh orang beragama non-Katolik. Kemudian, sepuluh peziarah berasal dari luar negeri, yakni dua orang dari Prancis dan delapan orang dari Timor Leste. Bupati mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, selain pendaftaran daring terdapat pula peziarah yang mendaftar secara langsung.

“Kami prediksi bisa mencapai 30 ribu peziarah yang akan berziarah dan mengikuti prosesi Semana Santa. Nanti sebentar akan kami update lagi sekitar pukul 19.00 Wita,” ujar dia.

Bupati Anton mengajak seluruh peziarah mengikuti Semana Santa kali ini dengan penuh hikmat dan kedamaian. Ia meminta masyarakat mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan panitia.

“Sehingga perayaan kali ini dapat berjalan penuh kekhusukan, hikmat, aman, dan lancar,” ujar dia.


Gereja Katedral. Foto: Istimewa.

Sekretaris Daerah Flores Timur, Petrus Pedo Maran, menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi banyak peziarah yang tidak mendapatkan kamar hotel karena penuh, pemerintah setempat telah menyiapkan rumah warga.

“Pemerintah telah mengkoordinasikan dan menyiapkan tempat tinggal berupa home stay dan rumah-rumah penduduk untuk para peziarah apabila hotel penuh,” ujar dia.

Ia juga berharap pelaksanaan Semana Santa kali ini berjalan dengan aman dan lancar. Petrus berharap tidak ada hal yang mengganggu kekhusukan prosesi yang telah berlangsung lebih dari 500 tahun tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)