Kabid Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Yunus Burhan saat membuka Turnamen sepak bola Pamos Cup I di Lapangan Maroedja Sport Park. Foto: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar.
Dispora DKI: Tidak Boleh Ada Pungli di Lapangan Maroedja!
Fachri Audhia Hafiez • 6 April 2026 08:48
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menegaskan bahwa seluruh fasilitas di Lapangan Maroedja Sport Park, Meruya Utara, Jakarta Barat, dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Penegasan ini bertujuan untuk memastikan warga dapat berolahraga tanpa terbebani biaya tambahan atau praktik ilegal.
"Penggunaan lapangan ini gratis. Tidak boleh ada pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun," tegas Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Dispora DKI Jakarta, Yunus Burhan, saat membuka Turnamen Sepak Bola Pamos Cup I di Kembangan, Jakarta Barat, dilansir Antara, Minggu, 5 April 2026.
Baca Juga :
Yunus menjelaskan, meskipun secara administratif lapangan tersebut berada di bawah wewenang Dispora, pengaturan teknis operasional diserahkan kepada pihak Kecamatan, Kelurahan, serta Kasatlak Dispora Kembangan. Hal ini dilakukan agar pengelolaan fasilitas lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Guna mendukung aktivitas warga hingga malam hari, Pemprov DKI berencana menambah fasilitas penerangan di area lapangan basket. Mulai pekan depan, empat titik lampu sudut akan dipasang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dan ditargetkan rampung pada 21 April 2026.
"Tujuannya agar anak-anak muda dapat tetap berolahraga malam hari. Bermainlah dengan riang gembira dan penuh cinta. Berkompetisi boleh, tapi jangan sampai ada keributan atau perkelahian. Jadikan lapangan ini sebagai warisan dan tempat silaturahmi," imbuhnya.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Merespons aspirasi warga mengenai penyerapan tenaga kerja lokal (PJLP), Yunus memberikan penjelasan terkait kondisi anggaran pemerintah tahun 2026. Ia menyebutkan bahwa efisiensi anggaran membuat rekrutmen baru belum dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Pihak Dispora memastikan bahwa pemuda setempat akan menjadi prioritas utama saat proses rekrutmen resmi dibuka di masa mendatang. Pengelolaan lapangan diharapkan tetap berjalan optimal dengan melibatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan kebersihan fasilitas bersama.