Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, dalam press briefing di Jakarta, Rabu, 8 April 2026. (Metrotvnews / Dimas Chairullah)
Situasi Iran Dinamis, Indonesia Sesuaikan Rencana Evakuasi Lanjutan WNI
Dimas Chairullah • 8 April 2026 15:24
Jakarta: Kementerian Luar Negeri bersama Kedutaan Besar RI (KBRI) di Teheran tengah mematangkan rencana evakuasi tahap berikutnya dari Iran, khususnya bagi warga negara Indonesia (WNI) yang telah menyatakan kesediaan untuk dipulangkan.
Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menegaskan bahwa proses evakuasi di wilayah berisiko tinggi memerlukan kehati-hatian, terutama dalam penentuan rute aman.
"KBRI terus mematangkan rencana evakuasi tahap selanjutnya dengan menghubungi WNI yang siap untuk dievakuasi," ujar Heni, dalam press briefing di Kemlu RI, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan evakuasi tidak dapat dijadwalkan secara kaku karena sangat bergantung pada kondisi keamanan di lapangan.
"Rencana evakuasi terus disesuaikan dengan situasi terkini, termasuk memastikan pergerakan WNI melalui rute yang aman, baik menuju titik kumpul maupun ke lokasi transit di negara lain," tegasnya.
Sebelumnya, pemerintah telah menyelesaikan evakuasi tahap pertama dengan memulangkan 32 WNI yang tiba di Indonesia pada 10–11 Maret 2026.
Evakuasi tahap kedua yang melibatkan 34 WNI juga tengah dirampungkan melalui dua gelombang penerbangan. Sebanyak 20 WNI telah tiba di Jakarta pada 13 Maret, sementara 14 lainnya dijadwalkan tiba pada 14 Maret 2026.
Pemerintah melalui KBRI Teheran memastikan terus memantau kondisi keamanan serta menjaga komunikasi intensif dengan WNI yang masih berada di Iran, guna memastikan kesiapan evakuasi ketika jalur dinyatakan aman.
Pernyataan terbaru mengenai evakuasi WNI ini disampaikan usai Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa, 7 April.
Baca juga: WNI di Teheran Aman di Tengah Serangan Udara, Evakuasi Tahap Ketiga Disiapkan