Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menggelar doa bersama dengan yatim piatu. Istimewa
PAN Gelar Doa Akhir Tahun, Zulhas Tekankan Persatuan
Al Abrar • 30 December 2025 18:11
Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Doa Akhir Tahun bersama Anak-Anak Mulia untuk Keselamatan Bangsa di Ballroom DPP PAN, Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi refleksi spiritual penutup tahun sekaligus doa bersama untuk keselamatan bangsa, persatuan nasional, dan masa depan Indonesia yang lebih baik.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar PAN dalam menyongsong masa depan Indonesia, tidak hanya pada 2026, tetapi juga tahun-tahun mendatang.
“Anak-anakku sekalian, hari ini tanggal 30 Desember, kami dari PAN mengadakan acara ini agar kita bisa bersama-sama menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujar Zulhas dalam sambutannya.
Zulhas juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim piatu agar tidak berkecil hati dengan latar belakang kehidupan. Ia menekankan pentingnya semangat belajar, kerja keras, dan menggantungkan harapan kepada Allah SWT.
“Kalian dari latar belakang apa pun bisa menjadi apa saja. Yang penting ada kemauan, sungguh-sungguh, dan kerja keras. Kita punya Allah SWT sebagai penolong dan pelindung. Belajar dengan sungguh-sungguh, berdoa, dan shalat. Insyaallah ada jalan,” tutur Zulhas.

Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Das’ad Latief. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya husnuzan, persatuan, serta peran partai politik sebagai sarana untuk berlomba-lomba dalam kebaikan atau fastabiqul khairat.
“Partai politik itu lebih efektif dakwahnya daripada ustaz. Maka jadikan partai sebagai alat untuk kebaikan. Mari kita bersatu padu, negara kita akan kuat jika kita kompak,” tegas Ustadz Das’ad.
Dalam kesempatan tersebut, anak-anak yatim juga menuliskan pesan dan doa untuk Indonesia. Marisa Lutfi Tristiana berharap Indonesia selalu diliputi kedamaian.
“Ya Allah, naungi Indonesia dengan damai dan persatukan kami. Peluk saudara-saudara kami yang tengah diuji bencana, ubah luka mereka menjadi harapan. Tuntun para pemimpin dan PAN menjaga amanah dengan hati yang jujur,” ucap Marisa.
Sementara itu, Salimah Athiyah mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti kegiatan tersebut.
“Acaranya berkesan dan menyenangkan. Semoga Partai Amanat Nasional sukses. Doa untuk Indonesia, ya Allah sehatkan Indonesia dan jagalah Indonesia,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN Eko Hendro Purnomo, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Anggota DPR RI Fraksi PAN Desy Ratnasari, Ahmad Yohan, Bima Arya, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, serta Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi.
Pada kesempatan yang sama, PAN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5 miliar bagi warga terdampak banjir di Sumatra dan Kalimantan Selatan sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kebangsaan.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar PAN dalam menyongsong masa depan Indonesia, tidak hanya pada 2026, tetapi juga tahun-tahun mendatang.
“Anak-anakku sekalian, hari ini tanggal 30 Desember, kami dari PAN mengadakan acara ini agar kita bisa bersama-sama menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujar Zulhas dalam sambutannya.
Zulhas juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim piatu agar tidak berkecil hati dengan latar belakang kehidupan. Ia menekankan pentingnya semangat belajar, kerja keras, dan menggantungkan harapan kepada Allah SWT.
“Kalian dari latar belakang apa pun bisa menjadi apa saja. Yang penting ada kemauan, sungguh-sungguh, dan kerja keras. Kita punya Allah SWT sebagai penolong dan pelindung. Belajar dengan sungguh-sungguh, berdoa, dan shalat. Insyaallah ada jalan,” tutur Zulhas.

Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Das’ad Latief. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya husnuzan, persatuan, serta peran partai politik sebagai sarana untuk berlomba-lomba dalam kebaikan atau fastabiqul khairat.
“Partai politik itu lebih efektif dakwahnya daripada ustaz. Maka jadikan partai sebagai alat untuk kebaikan. Mari kita bersatu padu, negara kita akan kuat jika kita kompak,” tegas Ustadz Das’ad.
Dalam kesempatan tersebut, anak-anak yatim juga menuliskan pesan dan doa untuk Indonesia. Marisa Lutfi Tristiana berharap Indonesia selalu diliputi kedamaian.
“Ya Allah, naungi Indonesia dengan damai dan persatukan kami. Peluk saudara-saudara kami yang tengah diuji bencana, ubah luka mereka menjadi harapan. Tuntun para pemimpin dan PAN menjaga amanah dengan hati yang jujur,” ucap Marisa.
Sementara itu, Salimah Athiyah mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti kegiatan tersebut.
“Acaranya berkesan dan menyenangkan. Semoga Partai Amanat Nasional sukses. Doa untuk Indonesia, ya Allah sehatkan Indonesia dan jagalah Indonesia,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN Eko Hendro Purnomo, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Anggota DPR RI Fraksi PAN Desy Ratnasari, Ahmad Yohan, Bima Arya, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, serta Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi.
Pada kesempatan yang sama, PAN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5 miliar bagi warga terdampak banjir di Sumatra dan Kalimantan Selatan sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kebangsaan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com