KBRI Warsawa Gencarkan Promosi Pariwisata Indonesia di Polandia

Peserta Familiarization Trip (FamTrip) menjelajahi pariwisata Indonesia. Foto: KBRI Warsawa.

KBRI Warsawa Gencarkan Promosi Pariwisata Indonesia di Polandia

Siti Yona Hukmana • 24 April 2026 21:34

Warsawa: KBRI Warsawa didukung Direktorat Eropa I Kementerian Luar Negeri melaksanakan kegiatan Familiarization Trip (FamTrip) tahun 2026 pada 14-23 April 2026 bekerja sama dengan Turkish Airlines dan Panorama Destination. Kegiatan diikuti delapan peserta yang terdiri dari tujuh perwakilan Tour Operator dari Polandia, yang seluruhnya merupakan pelaku industri pariwisata dan satu orang perwakilan Turkish Airlines. 

Pelaksanaan FamTrip ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KBRI Warsawa untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia di Polandia. KBRI Warsawa berpandangan Polandia merupakan salah satu non-traditional market yang potensial bagi promosi pariwisata Indonesia.

Potensi tersebut tercermin dari tren kenaikan jumlah wisatawan Polandia ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah wisatawan Polandia ke Indonesia tercatat meningkat dari 41.988 orang pada 2023 menjadi 53.907 orang pada 2024, atau naik 28,4%. Pada 2025, jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 68.100 orang, atau naik 26,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Secara kumulatif, jumlah wisatawan Polandia ke Indonesia pada 2025 meningkat 62,2% dibandingkan 2023. Capaian ini menempatkan Polandia di jajaran 8 besar pasar wisatawan Eropa ke Indonesia, sekaligus mencatat salah satu tingkat pertumbuhan tertinggi di kawasan Eropa," demikian dalam keterangan resmi KBRI Warsawa dikutp, Jumat, 24 April 2026.

Melalui kegiatan ini, KBRI Warsawa memperkenalkan secara langsung ragam destinasi Indonesia kepada pelaku industri pariwisata Polandia, khususnya produk wisata alam dan budaya yang dinilai selaras dengan minat pasar Polandia. Rangkaian kunjungan mencakup Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta, dengan tujuan memperluas persepsi pasar Polandia terhadap Indonesia sebagai destinasi yang kaya, beragam, dan tidak terbatas pada Bali semata.  

Di Jakarta, para peserta diajak melihat potensi wisata ramah lingkungan di Pulau Macan dan Pulau Sepa, Kepulauan Seribu, yang menunjukkan Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai pintu masuk internasional, tetapi memiliki potensi ecotourism dan rekreasi yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari paket wisata yang lebih beragam. Peserta juga mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk memperoleh gambaran singkat mengenai kekayaan budaya Indonesia, serta Sarinah sebagai etalase produk kreatif dan karya lokal Indonesia. 

Familiarization Trip (FamTrip). Foto: KBRI Warsawa.

Kunjungan ke Kota Tua Jakarta turut memperlihatkan sisi historis ibu kota yang dapat memperkaya pengalaman wisatawan mancanegara. Dari Jakarta, peserta melanjutkan perjalanan ke Bandung dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung, Whoosh, yang sekaligus memperlihatkan kemajuan konektivitas dan infrastruktur transportasi Indonesia. Di Jawa Barat, peserta diperkenalkan pada daya tarik wisata alam Gunung Tangkuban Perahu, kekayaan budaya Sunda melalui pertunjukan interaktif di Saung Angklung 
Udjo, serta fasilitas akomodasi yang relevan untuk penyusunan paket wisata pasar Eropa. 

Rangkaian kegiatan berlanjut ke Yogyakarta menggunakan Argo Wilis Panoramic. Adapun, Yogyakarta menampilkan kekuatan Indonesia dalam wisata budaya dan heritage tourism. Para peserta kemudian mengunjungi Candi Borobudur dan Candi Prambanan, mengikuti Merapi Jeep Tour, serta menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana. Melalui pengalaman ini, para peserta memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai keragaman atraksi wisata Indonesia, mulai dari alam, budaya, sejarah, hingga leisure. 

KBRI Warsawa juga memanfaatkan kehadiran tour operator Polandia melalui B2B meeting dengan Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) dan Kementerian Pariwisata. Pertemuan ini menunjukkan adanya potensi yang kuat bagi pengembangan pasar pariwisata Indonesia di Polandia, khususnya melalui penyusunan paket wisata yang lebih fleksibel, kompetitif, dan sesuai dengan preferensi wisatawan Polandia yang cenderung mencari pengalaman berlibur yang santai, nyaman, dan autentik. 

KBRI Warsawa memandang pendekatan promosi yang mempertemukan langsung pelaku industri dengan destinasi, atraksi, dan mitra pariwisata di Indonesia merupakan langkah strategis untuk menghasilkan tindak lanjut yang lebih konkret. Melalui FamTrip 2026, KBRI Warsawa berharap para peserta dapat menjadi mitra promosi yang efektif dalam memperkenalkan Indonesia kepada pasar Polandia, termasuk melalui pengembangan paket wisata baru dan peningkatan kunjungan wisatawan Polandia ke Indonesia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)