Lebih dari 2.700 Warga Israel Terluka Akibat Serangan Rudal Iran

Lubang bekas serangan Iran yang jatuh ke Israel. Foto: The New York Times

Lebih dari 2.700 Warga Israel Terluka Akibat Serangan Rudal Iran

Muhammad Reyhansyah • 13 March 2026 14:05

Tel Aviv: Lebih dari 2.700 warga Israel dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan balasan rudal Iran sejak pecahnya perang antara kedua pihak.

Laporan yang dirilis Kementerian Kesehatan Israel pada Kamis, 12 Maret 2026 menyebutkan sebanyak 2.745 orang telah dirawat di rumah sakit sejak konflik dimulai. Dari jumlah tersebut, 85 orang masih menjalani perawatan.

Namun laporan tersebut tidak merinci jumlah korban tewas dalam serangan yang disebut sebagai bagian dari respons Iran terhadap operasi militer Israel.

Dilansir dari Tasnim News Agency, Jumat, 13 Maret 2026, kementerian tersebut juga mencatat bahwa dalam 24 jam terakhir saja, sebanyak 179 warga Israel kembali dirawat di rumah sakit akibat serangan yang terjadi.

Sementara itu, sejumlah sumber media melaporkan bahwa sirene peringatan serangan udara kembali diaktifkan di Tel Aviv dan wilayah Yerusalem Timur yang diduduki.

Otoritas pertahanan sipil Israel menyatakan sirene tersebut dinyalakan setelah sistem pertahanan mendeteksi peluncuran rudal dari Iran yang mengarah ke wilayah tersebut.

Konfrontasi terbuka antara Iran dan aliansi Amerika Serikat-Israel ini meletus sejak Sabtu, 28 Februari 2026. Perang dipicu oleh serangan udara masif AS-Israel ke Teheran yang melumpuhkan struktur kekuasaan Iran dan menewaskan sejumlah tokoh kunci, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. 

Menanggapi operasi tersebut, Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel dan sejumlah negara Teluk, yang kini menyeret kawasan tersebut ke dalam krisis keamanan global.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)