Ilustrasi ibadah haji. (Kemenag)
Arab Saudi Luncurkan Sistem Digital Baru untuk Pengaturan Jemaah Haji di Mina
Willy Haryono • 3 May 2026 15:34
Riyadh: Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memperkenalkan sistem sensor pintar di Mina yang terhubung dengan kartu Nusuk untuk memantau dan mengatur pergerakan jemaah haji secara real-time selama musim Haji 1447 Hijriah.
Menurut laporan Saudi Press Agency dan dikutip Antara, Minggu, 3 Mei 2026, inovasi ini menjadi integrasi teknologi pertama yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan kerumunan, memperlancar mobilitas jamaah antar lokasi, serta menyediakan analisis data akurat bagi pengambil keputusan.
Kartu Nusuk, yang tersedia dalam format digital dan cetak, menjadi alat utama dalam sistem ini.
Kartu tersebut memungkinkan verifikasi identitas jemaah sekaligus mempermudah akses ke Makkah, lokasi-lokasi suci, Masjidil Haram, Masjid Nabawi, serta Al-Rawdah Al-Sharifah.
Dengan integrasi ke platform izin terpadu, sistem ini mempercepat respons operasional dan meningkatkan kualitas layanan selama pelaksanaan ibadah haji.
Di lapangan, petugas dapat menggunakan sistem untuk mengidentifikasi jemaah secara lebih akurat, mengurangi risiko kehilangan atau tersesat, serta memastikan akses tertib ke tenda dan transportasi.
Sebagai bagian dari persiapan awal, kartu Nusuk telah didistribusikan kepada jemaah di negara asal masing-masing sebelum keberangkatan.
Pemerintah Saudi menetapkan bahwa membawa dan mengaktifkan kartu Nusuk kini menjadi syarat wajib bagi seluruh jemaah.
Pengembangan sistem digital ini dilakukan setelah keberhasilan musim haji sebelumnya, ketika lebih dari 1,6 juta kartu Nusuk dibagikan kepada jemaah dan sekitar 90.000 kartu didistribusikan kepada petugas.
Baca juga: Suhu di Madinah Capai 36 Derajat Celcius, Jemaah Diminta Waspada