Polisi Ungkap 35 Aksi Tawuran di Jakarta, Puluhan Celurit Disita

Polda Metro Jaya mengungkap 35 aksi tawuran di Jakarta dan sekitarnya dalam 15 hari Operasi Pekat Jaya 2026. Metrotvnews.com/Siti Yona

Polisi Ungkap 35 Aksi Tawuran di Jakarta, Puluhan Celurit Disita

Siti Yona Hukmana • 13 February 2026 05:30

Jakarta: Polda Metro Jaya mengungkap 35 aksi tawuran di Jakarta dan sekitarnya dalam 15 hari Operasi Pekat Jaya 2026. Dari aksi tawuran itu, disita puluhan celurit panjang.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, memerinci 35 aksi tawuran itu terjadi di wilayah Jakarta Timur sebanyak 10 kasus, Jakarta Pusat enam kasus, Jakarta Selatan lima kasus, Depok enam kasus. Kemudian, Polres Jakarta Utara, Jakarta Barat, Tangerang Selatan, Bekasi Kota masing-masing dua kasus.

"Jadi pola yang kita lakukan karena kita memperbanyak kegiatan-kegiatan preventif, yang biasa terjadi paling banyak di wilayah-wilayah menjadi sasaran kita karena kita prioritas kemarin ada di Pusat, Selatan, maupun Timur, ini ada pergeseran-pergeseran tadi seperti tadi saya sampaikan, ada 6 yang ada di wilayah Depok. Itu yang kita lakukan," kata Wahyu dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
 

Baca Juga: 

2 Kelompok Cekcok Berebut Lahan Parkir di Blok M, Satu Orang Ditebas Parang



Polda Metro Jaya mengungkap 35 aksi tawuran di Jakarta dan sekitarnya dalam 15 hari Operasi Pekat Jaya 2026. Metrotvnews.com/Siti Yona

Dari pengungkapan kasus ini, polisi menyita puluhan senjata tajam berupa celurit panjang. Wahyu menyebut celurit banyak dan besar itu didapatkan pelaku dari media online dan pasar.

"Ada memang bukan pasar-pasar di tempat umum, itu ada yang menjual, tapi rata-rata dari online. Itu yang hasil dari analisa dan pendalaman setelah dan pemeriksaan," ujar Wahyu.

Sementara, para pelaku tawuran ada dewasa dan anak-anak. Bagi pelaku dewasa dilakukan penegakan hukum, sedangkan pelaku anak dilakukan pembinaan.

Polda Metro Jaya dipastikan terus melakukan pengawasan dan penertiban terhadap aksi tawuran dan kriminilatas lainnya. Meski Operasi Pekat Jaya 2026 berakhir, masih ada kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) terus berjalan untuk mengamankan Jakarta agar terwujud zero tawuran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)