Ilustrasi. Foto: Dok MI
BPNT Tahap 3 Cair, Ini Cara Cek Status Penerimanya
Eko Nordiansyah • 5 September 2026 17:11
Jakarta: Penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 3 berlangsung pada periode Juli hingga September 2026. Bantuan sosial ini disalurkan oleh pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara berkala.
Besaran BPNT yang diterima setiap KPM mencapai Rp200 ribu per bulan. Karena pencairan dilakukan setiap tiga bulan, maka penerima dapat memperoleh bantuan sebesar Rp600 ribu dalam satu tahap penyaluran.
Diketahui, Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan penyesuaian kriteria penerima bantuan sosial (bansos) berdasarkan desil kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DSTEN). Penyaluran bansos diprioritaskan bagi masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4 sejalan dengan sasaran penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Cek BPNT melalui situs
Status penerima BPNT dapat diperiksa secara mandiri menggunakan ponsel melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Dilansir dari laman resmi Cek Bansos Kemensos, berikut langkah-langkahnya:- Kunjungi laman resmi cek bansos melalui https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Masukkan kode captcha yang tersedia.
- Pilih “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan informasi terkait status kepesertaan bansos, jenis bantuan yang diterima, serta periode penyaluran.

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Cek BPNT melalui aplikasi
Selain melalui situs, pengecekan dapat dilakukan menggunakan aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos yang tersedia di Play Store ataupun App Store. Dilansir dari laman resmi Cek Bansos Kemensos, berikut langkah-langkahnya:- Unduh aplikasi Cek Bansos resmi dari Kementerian Sosial melalui Play Store atau App Store.
- Jika belum memiliki akun, silahkan lakukan pendaftaran akun baru.
- Pilih menu ’Cek Bansos’.
- Masukkan nomor NIK sesuai KTP.
Masyarakat yang tercatat sebagai KPM dapat mengecek status BPNT secara berkala untuk mengetahui perkembangan penyaluran tahap 3. Penerima juga perlu memastikan data kependudukan serta rekening yang digunakan masih sesuai agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar. (Tiaranissa Juliansyah)