Kemenag Kerahkan Belasan Mobil Golf di Mina Antisipasi Jemaah Kelelahan usai Lempar Jumrah

Ilustrasi jemaah haji. Foto: Media Indonesia/Media Center Haji 2026/Akmal Fauzi.

Kemenag Kerahkan Belasan Mobil Golf di Mina Antisipasi Jemaah Kelelahan usai Lempar Jumrah

Mahmud Fauzi • 28 May 2026 12:19

Mina: Untuk membantu jemaah haji yang mengalami kelelahan, lanjut usia, serta kehilangan arah setelah melaksanakan lempar jumrah, Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Operasional Armuzna mengerahkan belasan unit mobil golf di kawasan Mina, Arab Saudi.

Mobil golf ini disiagakan dan berkeliling di sejumlah titik, khususnya di area pintu keluar Jamarat, untuk membantu jemaah haji yang kelelahan, terpisah dari rombongan, hingga kehilangan arah untuk kembali ke tenda tempat menginap.

Petugas terlihat aktif membantu jemaah lanjut usia serta jemaah dengan kondisi fisik lemah naik ke mobil golf agar dapat kembali ke tenda dengan aman dan nyaman. Langkah ini dilakukan mengingat padatnya aktivitas jemaah di area Jamarat serta jarak tempuh yang cukup jauh dari lokasi lempar jumrah menuju tenda-tenda jemaah di Mina.

Kebijakan pengerahan mobil golf ini mendapat respons positif dari jemaah haji Indonesia. Jemaah menilai fasilitas tersebut sangat membantu, terutama bagi mereka yang kelelahan dan kebingungan mencari jalan kembali ke tenda setelah melaksanakan lempar jumrah.
 


Selain mengerahkan mobil golf, lebih dari 600 petugas haji juga disiagakan di sepanjang jalur dari tenda jemaah menuju area Jamarat. Petugas ditempatkan di berbagai titik untuk memberikan arahan, membantu jemaah, serta mengantisipasi adanya jemaah yang terpisah dari rombongan atau mengalami gangguan kesehatan.

Wakil Menteri Haji dan Umroh, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang juga menjabat sebagai Naib Amirul Hajj, menyebut mobil golf akan secara aktif berkeliling di kawasan Mina dan akses keluar Jamarat selama fase puncak ibadah haji.


Metro TV/Renggi Putrima

"Fasilitas ini diprioritaskan bagi jemaah haji lanjut usia, jemaah yang kelelahan, serta jemaah yang terpisah dari rombongan agar dapat kembali ke tenda dengan selamat," ujar Dahnil di Mina, Kamis, 28 Mei 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan jemaah haji Indonesia selama menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Mina, termasuk saat proses lempar jumrah yang menjadi salah satu titik dengan kepadatan jemaah tertinggi.

(Whisnu M)