100 Personel Dikerahkan Atasi Kebakaran Hebat di Kemayoran Jakpus

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di kawasan padat penduduk, Jalan Kemayoran Gempol, RT 02/RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Istimewa.

100 Personel Dikerahkan Atasi Kebakaran Hebat di Kemayoran Jakpus

Irvan sihombing • 1 June 2026 22:45

Jakarta: Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di kawasan padat penduduk, Jalan Kemayoran Gempol, RT 02/RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Senin malam, 1 Juni 2026. Guna menjinakkan api, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta langsung menerjunkan 100 personel ke lokasi kejadian.

"Petugas tiba di lokasi pada pukul 21.05 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman. Situasi saat ini masih dalam proses pemadaman atau status merah," ujar Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, dalam keterangan resminya, dikutip dari Media Indonesia, Senin malam, 1 Juni 2026.
 


Bayu mengonfirmasi bahwa laporan mengenai insiden kebakaran tersebut pertama kali diterima oleh petugas piket pada pukul 20.55 WIB. Merespons laporan darurat dari warga, pengerahan awal armada pemadam langsung meluncur dari Kantor Sektor III Kemayoran dengan mengandalkan mobil pemadam jenis medium pressure.

Kondisi permukiman yang sangat rapat di kawasan tersebut memaksa tim pemadam kebakaran di lapangan untuk bergerak ekstra cepat dan taktis. Risiko perambatan api dinilai sangat tinggi karena objek yang terbakar berada di area padat bangunan rendah. 

Oleh sebab itu, fokus utama dari 33 unit armada gabungan serta 100 personel yang dikerahkan saat ini adalah melokalisir pergerakan titik api.


Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di kawasan padat penduduk, Jalan Kemayoran Gempol, RT 02/RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Istimewa.

Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam masih berkonsentrasi penuh melakukan penyemprotan di area tempat tinggal yang terbakar agar dampak kerusakan tidak semakin meluas ke bangunan sekitar. Belum ada laporan resmi mengenai kronologi penyebab pasti munculnya api maupun total kerugian materiil yang diderita oleh korban.

(Fachri Audhia Hafiez)