Seminar Internasional di UNMA Pandeglang Bangun Reputasi Akademik Global

Seminar Internasional Global Transformation Education 2026 oleh Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA). Istimewa

Seminar Internasional di UNMA Pandeglang Bangun Reputasi Akademik Global

Whisnu Mardiansyah • 4 February 2026 15:07

Pandeglang: Anggota DPR RI Jazuli Juwaini, MA menegaskan penyelenggaraan Seminar Internasional Global Transformation Education 2026 oleh Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) merupakan bukti nyata kemampuan institusi pendidikan tersebut. Mathla'ul Anwar sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan tertua dinilai berhasil membangun kualitas universitas dan reputasi akademik hingga taraf global.

Hal tersebut disampaikan Jazuli Juwaini dalam sambutan pembukaan seminar yang digelar UNMA di Kampus UNMA Pandeglang. Ia mengapresiasi langkah UNMA yang secara konsisten melakukan terobosan akademik dengan menghadirkan pakar pendidikan luar negeri serta membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi internasional.

Menurut Jazuli, kegiatan akademik berskala internasional ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki nilai strategis dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran, riset, dan diskursus ilmiah di kampus.

“Kolaborasi akademik lintas negara adalah kebutuhan di era transformasi digital. UNMA menunjukkan bahwa kualitas dan visi global dapat dibangun dari daerah,” ujar Jazuli dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 4 Februari 2026.
 

Jazuli Juwaini menilai kehadiran guru besar dan akademisi dari kampus luar negeri merupakan capaian luar biasa. Hal ini mengingat posisi geografis UNMA yang relatif jauh dari pusat pemerintahan dan kota besar. Keterbatasan tersebut justru mampu dijawab dengan kesungguhan manajemen universitas dalam memperluas jejaring internasional.

“Ini membuktikan UNMA adalah universitas yang diperhitungkan. Bukan hanya meningkatkan kualitas interaksi akademik, tetapi juga memperluas pengakuan institusi di tingkat internasional. Capaian ini sekaligus mengharumkan nama Mathla'ul Anwar,” tegas Jazuli.

Lebih lanjut, tokoh nasional yang pernah menempuh pendidikan di Mathla'ul Anwar ini menekankan keberadaan UNMA merupakan representasi peran strategis Mathla'ul Anwar dalam dunia pendidikan nasional. Sebagai salah satu ormas Islam tertua, Mathla'ul Anwar dinilai berhasil menjaga relevansi dengan terus berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.

Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNMA sebagai penggagas utama seminar internasional ini. Anggota DPR lima periode ini berharap FKIP UNMA terus menjadi lokomotif penguatan mutu pendidikan, pengembangan riset, dan inovasi pembelajaran yang berorientasi global namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Seminar Internasional Global Transformation Education 2026 menjadi penegasan arah pengembangan UNMA sebagai universitas yang berkomitmen pada peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi, penguatan kolaborasi internasional, serta pembangunan reputasi akademik yang kredibel.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)