Basarnas: 22 Korban Selamat KM Virgo Tertahan di Tengah Laut

Kepala Basarnas Mohammad Syafii (kiri) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Basarnas: 22 Korban Selamat KM Virgo Tertahan di Tengah Laut

Achmad Zulfikar Fazli • 15 September 2026 06:29

Banjarmasin: Basarnas menyebut 22 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang dipastikan selamat masih tertahan di tengah laut. Proses evakuasi menuju Banjarmasin terkendala gelombang tinggi yang memaksa pemindahan korban dilakukan beberapa kali.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan 22 korban tersebut sebelumnya berada di Kapal Cahaya Bahari yang merupakan kapal kayu, tertahan di tengah laut. Gelombang di atas normal membuat kapal kayu tidak berani mendekat saat hendak melakukan transfer korban menuju kapal yang akan membawa mereka ke Banjarmasin.

“Karena kejadian tadi pagi adanya ombak yang di atas normal, pada saat kita transfer dua kapal kita ada yang sempat berbenturan, sehingga harus dilaksanakan perawatan,” kata Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilansir dari Antara, Senin malam, 14 September 2026.

Dia menjelaskan kondisi tersebut membuat pemindahan korban harus dilakukan menggunakan kapal kecil menuju KRI Nala, sehingga proses evakuasi menjadi lebih lambat. KRI Nala juga terkendala tidak dapat langsung bersandar di Pelabuhan Trisakti karena ukurannya besar.

Korban kemudian kembali dipindahkan dari KRI Nala ke Kapal Kumai milik TNI Angkatan Laut untuk melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin pada Senin malam, 14 September 2026, diperkirakan tiba di Banjarmasin, Selasa, 15 September 2026.

“Sehingga harus dilakukan transfer ulang ke Kapal Kumai milik juga TNI Angkatan Laut dan ini sekarang sedang proses, mudah-mudahan dalam beberapa jam ke depan sudah akan tiba di sini,” ujar Syafii.

Basarnas mengerahkan KN SAR Laksmana 241 untuk mencari Kapal Virgo Transport 8 yang membawa penumpang 243 orang hilang kontak di Laut Jawa, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). ANTARA/HO-Basarnas


Hingga pukul 22.00 WITA, Senin, 14 September 2026, Syafii mengonfirmasi114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia. Masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 penumpang KM Virgo Transport 8.

Dari 114 korban yang ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Mereka terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban dalam keadaan meninggal dunia (jasad sudah diserahterimakan ke pihak keluarga).

Kemudian, korban meninggal yang kedua dievakuasi di Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru dan telah diserahkan ke Tim DVI Mabes Polri untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Berikutnya, satu korban selamat tiba di Lanud Syamsudin Noor setelah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas dari lokasi kecelakaan, serta 26 korban lainnya masih proses evakuasi dari lokasi menuju Pelabuhan Trisakti yang terdiri atas 22 korban selamat dan empat korban meninggal dunia.

Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, sekitar pukul 02.00 WITA, Minggu, 13 September 2026. Saat itu, kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026.

(Achmad Zulfikar Fazli)