Trump mengatakan telah meminta Zelensky menghentikan serangan ke kilang diesel Rusia. (Anadolu Agency)
Trump Desak Zelensky Setop Serangan ke Kilang Penyulingan Minyak Rusia
Willy Haryono • 14 September 2026 12:03
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya telah meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menghentikan serangan terhadap kilang penyulingan minyak diesel Rusia.
Trump beralasan serangan tersebut mengganggu produksi bahan bakar Rusia dan berkontribusi terhadap kenaikan harga diesel di pasar global.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan di dalam pesawat kepresidenan Air Force One saat dalam perjalanan kembali ke Washington, DC, setelah melakukan kunjungan ke Irlandia.
“Masalah yang saya hadapi dengan Ukraina dan Rusia adalah banyak diesel berasal dari Rusia, dan fasilitas-fasilitas Rusia diserang Ukraina,” kata Trump, dikutip dari Anadolu Agency, Senin, 14 September 2026.
“Saya telah meminta Presiden Zelenskyy untuk tidak menyerang fasilitas diesel, kilang-kilang tersebut,” lanjutnya.
Trump mengatakan kesulitan Rusia menyalurkan diesel ke pasar turut mendorong kenaikan harga bahan bakar.
“Diesel terdorong naik karena bahan bakar tersebut sulit keluar dari Rusia, dan itu merupakan sesuatu yang merugikan dunia. Kita harus menghentikannya,” ujar Trump.
Serangan Kilang Jadi Persoalan dalam Perang Rusia-Ukraina
Ukraina dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan serangan terhadap fasilitas energi dan infrastruktur bahan bakar Rusia sebagai bagian dari strategi militernya untuk mengganggu kemampuan Moskow memasok kebutuhan energi sekaligus mendukung operasi militernya.Serangan terhadap kilang dan fasilitas penyimpanan bahan bakar dapat mengurangi kapasitas produksi serta distribusi energi Rusia. Dampaknya juga menjadi perhatian karena Rusia merupakan salah satu produsen dan eksportir energi utama dunia.
Pernyataan Trump menunjukkan bahwa dampak serangan terhadap infrastruktur energi Rusia tidak hanya dipandang dari sisi militer, tetapi juga dari pengaruhnya terhadap pasokan dan harga bahan bakar di pasar internasional.
Trump sebelumnya berulang kali menyerukan penghentian perang Rusia-Ukraina dan mendorong kedua pihak mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak invasi besar-besaran Rusia pada Februari 2022.
Baca juga: Uni Eropa Kecam Keras Serangan Rusia Dekat Perbatasan Ukraina-Polandia