Tim SAR gabungan mengevakuasi tiga jasad kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa. ANTARA/HO-Basarnas
Polda Kalsel Siapkan Kontainer Pendingin Tampung Jenazah Korban KM Virgo
Silvana Febiari • 23 September 2026 15:34
Banjarmasin: Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menyiapkan fasilitas kontainer pendingin (cold storage) untuk menampung jenazah korban KM Virgo Transport 8. Langkah ini diambil guna mencegah pembusukan jenazah yang dievakuasi dari laut.
Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Much Sofwan, mengungkapkan tim DVI gabungan menghadapi tantangan cukup berat lantaran jenazah rata-rata dievakuasi setelah berada lama di laut.
"Karena ini yang kita terima ini sudah di atas hari ke-10, tentunya ada beberapa kesulitan yang kami terima. Namun kita sudah memasuki proses (identifikasi)," kata Sofwan kepada Metro TV, Rabu, 23 September 2026.
Kondisi fisik jenazah yang telah melewati masa lima hari di perairan membuat pengenalan identitas secara visual menjadi semakin sulit. Untuk mengatasi penambahan jumlah korban dan menjaga kondisi jenazah, fasilitas pendingin khusus pun disiagakan.
"Ada bantuan dari Polda, sudah disiapkan kapal/ruang cold storage atau kontainer. Jadi diharapkan dengan adanya pendingin akan memperlambat dari proses pembusukan," jelas Sofwan.

Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Much Sofwan memberikan keterangan kepada Metro TV. (Dokumentasi/ Metro TV)
Untuk mempercepat identifikasi korban yang kondisi fisiknya rusak, Tim DVI Dokkes Polda Kalsel juga berkoordinasi dan mendapat bantuan tenaga ahli tambahan dari Mabes Polri.
"Kita meliputi yang pertama dengan identifikasi antara anggota tubuh korban. Kemudian kita minta bantuan dari DVI, sudah ada tim medis dari laboratorium dari Mabes Polri, dari Direktorat Forensik. Kemudian kita juga kedatangan dari tim ahli DNA dari Mabes Polri," terangnya.
Polda Kalsel turut mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam insiden KM Virgo Transport 8 agar segera melaporkan diri dan menyerahkan data ke Posko DVI Antemortem.
"Harapannya partisipasi dari keluarga korban untuk segera melaporkan, karena dari keluarga yang melaporkan terkait dari korban," tutur Sofwan.