Kebakaran lahan di kawasan Desa Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat. ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat
29,1 Hektare Lahan Terbakar di Aceh Barat, Pemadaman Masih Berlangsung
Lukman Diah Sari • 8 June 2026 22:09
Meulaboh: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat seluas 29,1 hektare lahan gambut dan perkebunan masyarakat di kawasan setempat terbakar. Upaya pemadaman terus dilakukan.
“Dengan harapan kobaran api dapat segera dikendalikan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal, di Meulaboh, Senin malam, 8 Juni 2026, melansir Antara.
Kemudian Kecamatan Arongan Lambalek meliputi Desa Gunung Pulo seluas 1 hektare. Serta Kecamatan Meureubo meliputi Desa Ujong Tanoh Darat seluas 1,6 hektare.
Teuku Ronal mengatakan karhutla ini telah merusak vegetasi hijau di area terdampak. Selain itu, kabut asap yang dihasilkan mulai mengganggu pernapasan warga dan berpotensi meluas jika tidak segera ditangani secara masif.
.jpeg)
Petugas melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran lahan di kawasan Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. BPBD Aceh Barat mencatat hingga Senin (8/6/2026) luas kebakaran yang terjadi di sejumlah lokasi di daerah ini sudah mencapai seluas 29,1 hektare. ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat
Ia mengatakan, meski petugas bersama tim gabungan sudah dikerahkan, namun kobaran api di sekitar lokasi masih sulit dipadamkan karena angin kencang menghambat upaya pemadaman dan mempercepat perambatan api serta memicu titik baru.
"Asap tebal juga membuat jarak pandang petugas terbatas, serta akses jalan membuat kendaraan roda empat/armada pemadam sulit menjangkau titik api utama," jelas dia.
Ada pun unsur gabungan yang terus bersiaga dan bekerja memadamkan api di Kabupaten Aceh Barat di antaranya meliputi personel BPBD Aceh Barat, Kodim 0105 Aceh Barat, Polres Aceh Barat, Pos Damkar Woyla, Koramil, Polsek, KPH IV Wilayah Aceh, mahasiswa UKM PK UTU Meulaboh, serta masyarakat di sekitar lokasi kejadian. BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat adanya indikasi titik api baru di wilayah mereka agar bisa segera diantisipasi sejak dini.